Tekan Angka Gizi Buruk, Desa Gambuhan Optimalkan Posyandu
Aktifitas Di Posyando Desa Gambuhan Kecamatan Kalitengah Lamongan
By: komari
20 Jan 2020 14:28
 
 

Reporter: Komari S Praja

LAMONGAN(BM)-Pemerintah Desa Gambuhan, Kecamatan Kalitengah, Lamongan terus upaya untuk menekan adanya balita dalam kondisi gagal pertumbuhan akibat kekurangan gizi atau gizi buruk. Diantara upaya tersebut diantaranya mengoptimalkan melaksanakan Posyandu bayi dan ibu hamil secara rutin setiap bulan.

Kepala Desa Gambuhan,  Moh Yasin Fuad mengatakan, pelaksanaan posyandu bayi dan ibu hamil secara rutin tiap bulan dengan tujuan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi serta percepatan penurunan angka balita gizi buruk melalui pemberdayaan masyarakat.

“Dilaksanakan program posyandu ini setiap bulan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Desa Gambuhan khusus bayi dan ibu hamil sebagai deteksi dini sehingga tidak jatuh pada permasalahan balita mengalami gizi buruk yang berakibat stunting” kata Yasin panggilan Moh. Yasin Fuad.

Menurutnya, selama ini para kader Posyandu Anyelir (nama posyandu di Desa Gambuhan) antusias melakukan pemeriksaan perkembangan balita  mulai dari penimbangan , ketinggihan badan dan pemberihan tambahan gizi.

“Kami berharap pelaksanaan posyandu ini, menjadi bagian peran serta pemerintah desa untuk selalu aktif dalam menekan angka stunting yang ada di Kabupaten Lamongan”, tegasnya.

Sementara, Bidan Desa selaku perwakilan dari Puskesmas Kalitengah Listiani menjelaskan, posyandu ini dilaksanakan secara rutin setiap bulan untuk memantau perkembangan dan pertumbuhan bayi serta kesehatan bagi ibu hamil. 

“Setiap satu bulan sekali kami laksanakan di dua tempat desa ini, yakni Posyandu Anyelir I dan Posyandu Anyelir II” terang Listiani yang juga menjelaskan khusus bayi yang dideteksi mengalami gangguan pertumbuhan segera ditindaklanjuti melalui rujukan ke fasilitas kesehatan Puskesmas/rumah sakit, dan diberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Menurutnya, terdapat faktor kesibukan dan ketidaktahuan orang tua terkait kegiatan posyandu akan menjadi salah satu penyebab kurang minatnya orang tua bayi.

“Oleh karena itu kami sangat mengharapkan kesadaran orang tua bayi dan ibu hamil agar bisa hadir pada kegiatan posyandu. Karena kegiatan posyandu merupakan salah upaya pencegahan stunting pada masa balita”, pungkasnya. (kom)


Create Account



Log In Your Account