Komisioner Baznas Belajar Pengumpulan ZIS ke Karanganyar

Selasa, 08 Januari 2019  17:18

Komisioner Baznas Belajar Pengumpulan ZIS ke Karanganyar

Komisioner Baznas Kabupaten Probolinggo, belajar ke Karanganyar

KARANGANYAR (BM) - Lima orang Komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo, Selasa dan Rabu (8-9/1/2019) melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahim ke Baznas Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah.
 
Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzammil mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menimba ilmu tentang pengumpulan Zakat, Infaq dan Shodakoh (ZIS). Dimana Baznas Kabupaten Karanganyar pada tahun 2018 barusan mampu mengumpulkan ZIS sebesar Rp 15,2 miliar. 
 
"Selain itu, kegiatan ini juga dalam rangka pencapaian transparansi dan akuntabel pengelolaan ZIS. Kita belajar ke Kabupaten Karanganyar tentang pelaksanaan audit oleh akuntan publik. Karena Baznas Kabupaten Karanganyar sudah menerapkan audit oleh akuntan publik," katanya.
 
Dalam kunjungan ini, para Komisioner Baznas Kabupaten Probolinggo tersebut melakukan audiensi dengan Komisioner Baznas Kabupaten Karanganyar, Kabag Kesra Kabupaten Karanganyar dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karanganyar.
 
"Besok pagi jadwalnya ke Lazisnu Kabupaten Sragen. Dimana Lazisnu ini sukses melakukan pengumpulan kotak koin yang setiap bulannya mampu mengumpulkan dana sebesar Rp 500 juta," jelasnya.
 
Melalui kunjungan kerja ini Muzammil mengharapkan nantinya bisa diterapkan di Kabupaten Probolinggo. "Insya Allah dari hasil kunjungan ini akan kita diskusikan bersama untuk bisa diterapkan di Kabupaten Probolinggo. Dengan catatan semua stakeholder sinergi dengan rencana program. Habis kunjungan ini kita akan merumuskan dengan UPZ untuk melaksanakan raker (rapat kerja)," harapnya.
 
Menurut Muzammil, setelah dievaluasi ternyata keberhasilan setiap daerah dalam pengumpulan dana ZIS faktor utamanya karena adanya dukungan penuh dari muzakki, komisioner, sekretariat dan yang paling dominan dukungan OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Paling kunci adalah dukungan penuh dari kepala daerah.
 
"Baznas yang perolehannya diatas Rp 10 miliar tidak lepas dari dukungan kepala daerah. Dukungan tersebut diwujudkan dalam bentuk ada yang berupa Perbub (Peraturan Bupati), instruksi atau yang lain kepada seluruh ASN di daerah tersebut. Baznas Kabupaten Karanganyar termasuk didalamnya. Mudah-mudahan hal ini bisa diterapkan di Kabupaten Probolinggo," harapnya. (sip)
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>