Penggagas KBP: Edukasi Budaya Harus Dimulai Sejak Dini

Sabtu, 06 Oktober 2018  09:32

Penggagas KBP: Edukasi Budaya Harus Dimulai Sejak Dini

SDN Purwodadi 4 Polowijen memadati Kampung Budaya Polowijen. (BM/Saifullah)

MALANG (BM) - Sekitar 80-an Siswa SDN Purwodadi 4 Polowijen memadati Kampung Budaya Polowijen (KBP). Mereka berseragam olah raga dan didampingi beberapa guru.  
 
Penggagas KBP, Ki Demang dalam pengantarnya menceritakan secara singkat sejarah Polowijen, berikut situs-situs budaya seperti, situs Ken Dedes dan makam Mbah Reni.
 
"Kita juga mengenalkan anak-anak berbagai jenis dan karakter topeng dan bahan yang digunakan. Tak lupa, kita ajak anak-anak melihat langsung perbedaan topeng-topeng tersebut dan memakainya," kata Ki Demang di Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Sabtu (06/10).
 
Selanjutnya, guru tari KBP, Indar mengajak siswanya menari tari topeng. Tak hanya siswa SD yang antusias mengikuti tari topeng, bahkan warga dan guru-gurupun ikut menari bersama menggunakan sampur yang disediakan. 
 
Anak-anak juga diajak bermain melalui  permainan tradisional seperti, dakon, engklek, egrang, lompat tali, bakiak, dan ular tangga raksasa.  Selain itu, anak-anak juga ada yang bermain musik seperti, djembe, kentung, kendang, patrol. Sebagian siswa ada yang memanfaatkan perpustakaan KBP.
 
Mahasiswa psikologi Universitas Muhammadiyah Malang, Eka mengatakan, kegiatan seperti ini harus lebih sering dilakukan agar anak-anak lebih mengenal kebudayaan Indonesia. 
 
"Permainan tradisional anak-anak bukan hanya ditujukan untuk hiburan tetapi juga sebagai ajang pengenalan permainan tradisional yang sudah jarang dimainkan di era milennial di teknologi mengambil alih dunia anak-anak," terang Eka.
 
Sementara, guru SDN Purwodadi 4, Irma berpandangan, kegiatan ini bertujuan agar anak-anak dapat mengenal budaya tidak hanya secara teori melainkan melihat dan merasakan secara langsung.
 
"Kegiatan ini diperuntukkan bukan hanya kepada anak-anak siswa SD, tetapi medium guru-guru untuk mengenal lebih dekat sejarah  budaya dan permainan tradisional," ujar Irma. (sip)
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>