Peringati HKN, Bupati Cek Mobil Ambulance

Senin, 13 November 2017  23:20

Peringati HKN, Bupati Cek Mobil Ambulance

Usai memperingati HKN ke 53, Bupati mengecek sebuah mobil ambulance

MALANG(BM) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menggelar peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-53 di halaman luar stadion Kanjuruhan Malang, Kepanjen, Senin (13/11). Dalam upacara tersebut sebagai Inspektur Upacara Bupati Malang Dr H Rendra Kresna, dan dihadiri Wakil Bupati Malang, Wakapolres Malang, Kepala BNN Kab. Malang, Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta diikuti kurang lebih 2000 peserta yang terdiri dari organisasi profesi seperti IDI, IBI, Perawat, dan Apoteker, serta Kepala Puskesmas, juga Kader Kesehatan se-Kabupaten Malang.

Bupati Malang Dr H Rendra Kresna membacakan sambutan tertulis dari Menteri Kesehatan (Menkes) RI Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M (K), bahwa Peringatan Hari Kesehatan Nasional yang saat ini kita laksanakan, mengangkat Tema ‘’Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku”. “Tema tersebut sejalan dengan Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga yang menekankan keluarga sebagai bagian penting dalam mendorong masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat,” ungkapnya.

Dikatakannya sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan terdapat 12 indikator pelayanan dasar yang harus dilakukan kabupaten/kota yang pencapaiannya harus 100%. Sebagian besar indikator SPM Bidang Kesehatan beririsan dengan 12 Indikator Keluarga Sehat. Terdapat 8 Indikator Keluarga Sehat terkait dengan Indikator SPM dan hanya 4 (empat) indikator.

“Keluarga Sehat saja yang tidak terkait dengan SPM yaitu merokok, jamban sehat, akses terhadap air bersih dan anggota JKN. Sehingga jika pendekatan keluarga ini dilaksanakan dengan baik maka dapat dipastikan akan meningkatkan capaian SPM bidang kesehatan di kabupaten/kota. Hal ini dapat digunakan sebagai media advokasi kepada kepala daerah untuk mendukung pendekatan keluarga ini,” terangnya.

“Karena itu, Kementerian Kesehatan mendorong terlaksananya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Dengan GERMAS, kita mengajak kerja sama lintas sektor dan lintas program dalam mewujudkan masyarakat untuk berperilaku hidup sehat, yang pada akhirnya dapat membentuk bangsa Indonesia yang kuat. Dengan program tersebut tentunya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tinginya sehingga tercipta masyarakat yang produktif serta dapat berperan aktif dalam pembangunan nasional,” harapnya.

Rendra menginstruksikan Dinas Kesehatan Kabupaten, supaya menyiapkan seluruh puskesmas untuk bisa melaksanakan Home Care di wilayahnya masing-masing. "Tiga bulan lagi akan saya evaluasi laporannya,"katanya. Menurut Rendra, Home Care dirasa perlu, karena selama ini yang sudah melaksanakan Home Care di Kabupaten Malang hanya Puskesmas Kecamatan Turen. Padahal kabupaten Malang memiliki 33 kecamatan. 

Home Carr adalah pelayanan kesehatan yang berkesinambungan dan komprehensif yang diberikan kepada individu dan keluarga di tempat tinggal pasien yang bertujuan untuk meningkatkan, mempertahankan atau memulihkan kesehatan atau memaksimalkan tingkat kemandirian dan meminimalkan akibat dari penyakit.(lil/dra)
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>