Sindikat Narkoba, Diringkus Sat Reskoba Polres Malang Kota
Kasat Reskoba Polres Malang Kota,AKP Imam Mustadji saat menggelar hasil tangkapannya
By: Wahyu
19 Apr 2017 19:42
 
 
MALANG (BM) - Satuan Reserse Narkotika dan Obat-obatan (Sat-Reskoba) Polres Malang Kota berhasil meringkus sindikat narkoba asal Madura. Tersangka bernama Mistari (46), warga Jl. Muharto, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dan Misman (46), warga Jl. Muharto, Kelurahan Kota Lama, Kota Malang dan Musawil (46), warga Jl. Muharto gang V, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
 
Penangkapan tiga orang tersangka tersebut, diawali dengan Mistari yang sudah menjadi Target Operasi (TO) Satreskoba. Selanjutnya, polisi melakukan pengembangan dan berhasil membekuk dua tersangka berikutnya. 
 
"Yang kami tangkap pertama tersangka inisial M, yang merupakan TO. Dari penangkapan pertama, dua orang lagi yang merupakan jaringanya berhasil dibekuk juga," ungkap Kasat Reskoba Polres Malang Kota, AKP Imam Mustaji saat  gelar rilis didamping Kasubbag Humas,AKP Nununjg Anggaeni,Rabu (19/4).
 
Menurut AKP Imam Mustadji,keberhasilan anggotanya berawal saat tersangka Mistari ditangkap,Minggu (9/4), di rumahnya sekitar pukul 22.15WIB. Dari penangkapan itu,berhasil diamankan barang bukti berupa 9 klip sabu seberat 2,52 gram, Hp dan tas yang ditemukan di bawah tempat tidur. 
 
Pada pemeriksaan terhadap tersangka yang juga seorang tukang becak ini mengaku membeli seharga Rp. 1,4 juta. Barang tersebut dipecah menjadi 5 paket dan dijual seharga Rp.200 ribuan per paketnya. 
 
“Tersangka merupakan pemain lama.Ia sudah melakukan bisnis haram sejak tahun 2015, dan membeli barang dari tersangka Musawil.Anggota kami pun bergerak dan berhasil menangkapnya, hari yang sama, sekitar pukul 23.00 WIB,”paparnya.
 
Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti satu poket sabu seberat 0,95. Ia mengaku membeli barang dari Misman seharga Rp 1 juta, dan sudah berbisnis sejak 2014. Petugas terus melanjutkan pengejaran hingga tersangka Misman dapat tertangkap, Senin (10/4) sekitar pukul 00.15 WIB. Barang bukti yang amankan berupa 32 klip sabu seberat 82, 25 gram, HP, timbangan sabu dan tas. 
 
Ia mengaku membeli dari seseorang asal Madura, yang hingga kini masih DPO. Biasanya, tersangka bertransaksi di sekitar Bank Taspen Arjosari. Ia bahkan sudah mulai menjalankan operasinya sejak tahun 2013.Ketiganya kini harus mendekam di sel tahanan Polres Malang Kota, dan diancam pasal 112 dan 114 dengan hukuman paling lama 20 tahun penjara. Misnan,mengaku mendapat kiriman dari seseorang yang hingga kini masih DPO. Ia biasanya melakukan transaksi di sekitar Bank Taspen. Sasaran pembelinya, teman dekat dan kerabat,"pungkasnya.(lil/dra)

Create Account



Log In Your Account