Bentuk Sinergi Daerah, Kejaksaan dan Kepolisian

Rabu, 11 Februari 2018  23:35

Bentuk Sinergi Daerah, Kejaksaan dan Kepolisian

Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, melakukan MoU

Mojokerto(BM)-Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama atau MoU dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Kepolisian Resort Mojokerto dan Kepolisian Resort Mojokerto Kota, terkait koordinasi Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam penanganan laporan atau pengaduan masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintah daerah.

Kesepakatan bersama antara Pemkab Mojokerto dengan Kejaksaan Negeri Mojokerto tentang penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha Negara. Kedua MoU tersebut dilaksanakan kemarin di ruang Satya Bina Karya Pemkab Mojokerto.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Lubis, dalam sambutannya bahwa penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel merupakan tuntutan. Jajaran penyelanggara negara, baik eksekutif, legislatif dan yudikatif harus berkomitmen menegakkan good & clean governance (pemerintahan yang baik dan bersih). Maka, penyelenggaraan organisasi pemerintah menjadi perhatian untuk dibenahi lewat sistem pengawasan yang efektif.  Lubis mengatakan jika ada beberapa hal yang harus dilakukan sebagai upaya pencegahan/preventif dan persuasif.

 “Kita beri penerangan hukum pada lingkungan instansi pemerintah serta diskusi untuk mengidentifikasi masalah dalam penyerapan anggaran dan pelaksanaan pembangunan. Mulai awal sampai akhir kita beri pendampingan hukum, koordinasi di tingkat pusat dengan aparat pengawasan intern pemerintah. Ditambah monitoring dan evaluasi pekerjaan program pembangunan dalam pengadaan barang dan jasa, serta melaksanakan GAKKUM ketika menemukan perbuatan melanggar hukum yang merugikan keuangan Negara,” jabar Lubis.

Senada dengan Lubis, Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata, dalam sambutannya menggarisbawahi pendampingan sebagai kata kunci utama dalam setiap komitmen entitasnya.

 “Komitmen kami adalah pendampingan pada tiap program yang dilaksanakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Contohnya kita sudah mendampingi kegiatan Dana Desa (DD) juga Saber Pungli. Kami sepakat bahwa pengawalan akan kami lakukan sampai akhir dengan koordinasi dan kerjasama,” kata Leo. Sedangkan Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, melalui sambutan menekankan sinergitas antara Kepolisan dan Kejaksaan. Namun ada peran Inspektorat karena merupakan pintu masuk atas semua aduan yang masuk.

 “Inspektorat adalah filter awal semua pengaduan yang masuk. Karena tidak semua laporan mengandung unsur pidana. Jika laporan mengandung pidana, baru kita limpahkan pada APH. Sebaliknya apabila pengaduan ditujukan pada APH, maka APH yang akan koordinasi dengan APIP dalam hal ini inspektorat. Maka dari itu, saya berharap adanya sinergitas yang terjalin antara pihak terkait,” terang bupati. (nan/dra)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>