Dianggarkan Rp 7,1 Miliar, Jalinbar Siap Dimulai

Kamis, 04 Januari 2018  23:09

Dianggarkan Rp 7,1 Miliar, Jalinbar Siap Dimulai

Proyek awal Jalinbar yang siap dimulai pada tahun 2018

Mojokerto(BM)-Pemkot Mojokerto telah menyiapkan dana sebesar Rp 7,1 miliar untuk pembebasan lahan proyek Jalan Lingkar Barat (Jalinbar) yang menghubungkan Surodinawan – Blooto hingga Pulorejo. Proyek prestisius mulai dilaksanakan tahun ini. Jalinbar akan dibangun sepanjang 5 Km dari perempatan Surodinawan melintasi perumahan Suromulang, Kemasan Blooto, tersambung dengan jalan Rejoto hingga tembus di Pulorejo.

 

Mas’ud Yunus, Walikota Mojokerto mengatakan, Jalinbar akan dibangun jalan kembar yang lebarnya 20 meter, untuk membuka akses Kota Mojokerto bagian barat dan tahun ini mulai pembebasan lahan tahap pertama. “Kita sudah mendapat izin dari propinsi untuk pembebasan lahan di segmen 1-2 dan 3, saat ini mulai dilakukan pendekatan ke warga melalui Camat dan Lurah, sebelum disosialisasikan kepada masyarakat.”ungkapnya.

Pembebasan lahan ini bakal menerabas beberapa rumah warga yang dibongkar, serta beberapa lahan persawahan. “Banyak rumah warga yang kena gusur, karena di segmen 1-2 dan 3 banyak menyentuh pemukiman penduduk.” ujarnya. Pemkot Mojokerto sebenarnya sejak tahun lalu sudah merencanakan proyek Jalinbar sepanjang 5 km yang dibagi menjadi 5 segmen, proyek Jalinbar ini untuk membuka akses dan mengembangkan perekonomian di wilayah Kota Mojokerto bagian barat.

Jika proses pembebasan lahan selesai tepat waktu, maka tahun 2019 mulai menyentuh infrastruktur. Pemkot sengaja mengalokasikan anggaran pembebasan dalam jumlah terbatas dengan harapan dapat terserap seluruhnya. "Sengaja kita anggarkan minim dengan harapan tidak ada Sisa Pengganggaran (Silpa). Kalau kurang nantinya maka akan diajukan lagi dalam Perubahan APBD," katanya.

Proyek jalan yang jadi golnya untuk mengikis kesenjangan ekonomi warga di kawasan barat Kota Mojokerto, merupakan proyek prestisius. Selain butuh cost sangat tinggi juga diperkirakan akan menghadapi penolakan. Tak hanya itu, pemkot harus membuat flyover Blooto sebagai solusi keberadaan rel kereta api di kawasan tersebut. Ini tentu butuh dana yang tak sedikit selain persetujuan dari pihak PT KAI sendiri. Apalagi, jalan itu memiliki lebar yang tak sempit. "Ini nantinya akan menjadi dua jalur. Lebarnya 25 meter termasuk bahu jalannya. Kalau ada warga yang minta sisa tanahnya kita beli, kita beli sekalian untuk RTH (Ruang Terbuka Hijau, Red)," tambahnya. (nan/dra)
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>