Korpri Ada di Garis Depan Perjuangan

Rabu, 29 November 2017  23:09

Korpri Ada di Garis Depan Perjuangan

Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa usai memimpin upacara menyerahkan penghargaan

Mojokerto(BM)-Peringatan HUT Korpri (Korps Pegawai Republik Indonesia) ke-46 tahun 2017 di Kabupaten Mojokerto dan peringatan HKN (Hari Kesehatan Nasional) ke-53, ditandai dengan upacara bersama di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Rabu (29/11). Tema peringatan HUT Korpri tahun ini adalah “46 Tahun Korpri Kerja Bersama, Setia Sepanjang Masa” dengan tiga sub tema yakni mewujudkan jiwa Korsa Korpri sebagai perekat, pemersatu bangsa. Kedua, Korpri siap bekerjasama dengan segenap komponen bangsa guna menjaga stabilitas negara. Ketiga, Korpri siap mewujudkan kesejahteraan anggota dan masyarakat.

Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, sebagai inspektur upacara menyampaikan pesan-pesan penting Presiden Republik Indonesia kepada seluruh anggota Korpri. “Korpri selalu ada di garis depan perjuangan, jika ketika berbicara tentang pemberantasan korupsi dan praktik pungli. Anggota Korpri yang disiplin sangat dibutuhkan agar Indonesia bisa menjadi pemenang di era kompetisi global. Korpri harus fokus pada pelayanan kepada rakyat. Terus lakukan inovasi-inovasi agar pelayanan publik makin baik, murah dan cepat,” tegasnya.

Selain itu ada beberapa lomba yang digelar dalam memeriahkan HUT Korpri ke-46 tahun 2017. Diantaranya tenis lapangan di lapangan tenis Sooko, Pembacaan  Panca Prasetya  Korpri  di Pendopo Graha Majatama, Senam Korpri  di Pendopo Graha Majatama, MTQ dan MSQ tanggal di Masjid Baiturrohman dan paduan suara di Pendopo Graha Majatama.

Terkait HKN ke-53 tahun 2017 yang mengangkat tema “Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku”, bupati mengatakan jika keluarga menjadi awal untuk mendorong masyarakat yang mandiri agar hidup lebih sehat. “Tema HKN tahun 2017 adalah “Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku”. Ini sejalan dengan program Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga sebagai tempat pertama. Kemudian didukung dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), kita bekerjasama mewujudkan masyarakat berperilaku hidup sehat  demi membentuk bangsa yang kuat,” tambah bupati.

Dalam upacara ini juga diserahkan berbagai penghargaan, diantaranya kepada UPT Puskesmas Tawangsari Trowulan sebagai Terbaik III kategori pelayanan pada penilaian Kelompok Budaya Kinerja (KBK) Tingkat Provinsi Jawa Timur atas inovasi pelayanan jemput bola ke desa-desa terutama pada ibu hamil. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mojokerto, juga berhasil mendapatkan terbaik pertama pada Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2017 atas System Tapping Box atau dikenal dengan Sitabo. Inovasi ini bekerja dengan sistem komputerisasi, dimana hotel atau restoran akan terkoneksi secara online dengan Bapenda untuk dipantau terus pajak dalam tiap transaksinya.

Kabupaten Mojokerto juga mendapat penghargaan Swasti Saba Padapa atau Kabupaten Sehat. Swasti Saba Padapa diberikan kepada kabupaten atau kota yang mampu dalam melakukan penataan pada dua tatanan. Tatanan kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum serta tatanan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek, kepada Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa, yang diwakili Kepala Bappeda, Hariyono, Selasa (28/11) di gedung Kemendagri Bakti Praja.(nan/dra)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>