Tuntut Kejelasan LPJU, Geram Demo Kejari

Selasa, 07 November 2017  23:28

Tuntut Kejelasan LPJU, Geram Demo Kejari

Perwakilan massa saat diterima Kasi Intel Kejari Kabupaten Mojokerto

Mojokerto (BM) - Puluhan warga yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat Mojokerto (Geram) kembali menggelar aksi untuk rasa di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto. Mereka meminta kejelasan status Kepala Desa (Kades) yang telah mengembalikan over praiside pemasangan hibah Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU).

Perwakilan massa,diantaranya Sugiantoro menyampaikan orasi jika ada 299 desa dan 5 kelurahan di Kabupaten Mojokerto menerima hibah LPJU dari Pemkab Mojokerto. Puluhan Kades mengembalikan over praiside pemasangan hibah LPJU ke Kejari Kabupaten Mojokerto namun hingga kini belum jelas status para kades tersebut.
Menanggapi perwakilan massa yang diterima untk audensi, Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto Devi Love Marhubal Oktario Hutapea menjelaskan, jika saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. "Kasus ini akan kami tanggani secara profesional dan masukan semuanya akan kami tampung,"ungkapnya, Selasa (7/11). 
Pihaknya berjanji, jika kasus tersebut berjalan dalam ranah aturan hukum yang berlaku dan dipastikan jika Kejari tidak ada yang menerima apapun dari kasus tersebut. Namun jika ada oknum Kejari yang diduga menerima suap atas kasus tersebur, lanjut Oktario, pihaknya mempersilahkan untuk melaporkan ke pengawas.
"Jika ada oknum yang menerima, laporkan saja. Kami bekerja profesional dan kami pastikan kasus ini berada pada ranah hukum. Saat ini, kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Para kades tersebut tidak mengetahui dan tidak memahami jika bonus menggunakan uang negara, itu tidak diperbolehkan," ujarnya.
 Sesuai Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), dikelola swakelola atau dtenderkan tergatung kemampuan masing-masing desa. Menurutnya, kasus tersebut saat ini belum final sehingga pihaknya belum bisa menyampaikan karena masih dalam tahap penyrlidikan. 
"Semua akan diakomodir dan kami memastikan kasus ini akan ditanggani secara profesional dan sesuai karidor. Nanti akan disampaikan, jika semua sudah final karena sekarang masih proses penyelidikan," tegasnya.(nan/dra)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>