Di Hadapan Siswa Tapak Suci, Amien: Kuatkan Iman dan Akhlak

Kamis, 11 Februari 2018  18:32

Di Hadapan Siswa Tapak Suci, Amien: Kuatkan Iman dan Akhlak

Amien Rais

Jakarta (BM) - Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) menyampaikan pesan kepada siswa perguruan seni bela diri tapak suci Muhammadiyah untuk berani menegakkan kebenaran. "Yang batil harus bersama-sama kita tutup dengan izin Allah SWT," ujarnya dalam acara pengukuhan Anies Baswedan sebagai pendekar kehormatan perguruan seni bela diri tapak suci Muhammadiyah.

Amien rais hadir sebagai Dewan Penasihat Perguruan Seni Bela Diri Tapak Suci Putera Muhammadiyan.

Dia menyampaikan tiga hal yang harus diingat para siswa. "Saya akan menyampaikan tiga hal saja. Pertama semboyan dari tapak suci adalah dengan iman dan akhlak saya menjadi kuat, tanpa iman dan akhlak saya menjadi lemah. Sesungguhnya kalau saya boleh menambah dengan iman dan akhlak tentu selain kuat itu juga harus berani karena kebenaran dan keadilan tidak berani dibela kalau setengah berani sehingga lawan melihat si kuat itu kurang kuat karena kurang keberanian," kata Amien di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya No. 62 Jakarta Pusat, Minggu (11/2/2018).

Kedua, Amien menyebut umat di Indonesia yang kurangnya berani bersikap terhadap kebatilan. Dia ingin para siswa dari perguruan seni bela diri tapak suci Muhammadiyah mencegah adanya hal-hal yang ingin merusak negara.

"Coba lihatlah mereka yang membela LGBT itu keluar dari sarangnya kemudian coba bela mati-matian LGBT. Juga lihat mereka yang ingin bela komunisme ingin PKI bangkit kembali itu keluar dari sarangnya, sangat berani munculkan gagasannya kalau mereka yang coba berani kebatilan saja itu sudah berani, maka kita harus lebih berani lagi," tegasnya.

Terakhir, Amien ingin para siswa meningkatkan kewaspadaan. Dia ingin jika para siswa tapak suci menemukan kejanggalan segera ditangkap dan dibawa ke kantor polisi.

"Nah tugas anak-anak saya tolong lakukan kewaspadaan jadi kalau orang yang melakukan kebatilan, ugal-ugalan tolong tapak suci dikejar sampai ke ujung bumi. Pelaku-pelaku itu kemudian diringkus dibawa kepolisian saya kira mereka yang menghargai kita jadi ketakutan," jelasnya.

Dalam kesempatannya itu, Amien ingin para siswa maupun kader untuk menjadi pribadi yang berani.

"Maka itu jadilah pemberani jangan pengecut. Allahuakbar itu artinya semua kecil. Insyaallah kita sebagai orang beriman seperti lebah yg dimakan bunga yang wangi. Itulah orang beriman dimanapun itu selalu bersih tapi jangan pernah dikhayalkan ada orang mengganggu orang beriman. Lebah yang wangi, lebah yang ramah, lebah yang berguna bagi manusia kalau diganggu akan bangkit dan akan menghabisi penggangu itu," sambungnya.

"Kata nabi orang beriman itu seperti lebah. Sudah terbukti dulu Ahok keok karena ganggu Al Maidah ayat 51. Jadi para pengganggu saya ingatkan harus berhati-hati," sambung Amien.

Amien Rais menyinggung soal reklamasi yang menjadi isu hangat di DKI Jakarta. Amien menyindir menteri kabinet Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang ingin reklamasi dilanjutkan.

"Kita apresiasi bapak gubernur salah satu isu yang paling menonjol di negeri ini itu adalah apakah Teluk Jakarta lanjut atau ditutup. Beliau (Anies) dengan senyum, dengan tenang ala tapak suci, tak saling gebrak. Itu menteri yang kadang pasang wajah under di TV, saya lupa namanya yang akan meneruskan, kita tunggu sampai ke mana dia. Jawabanya sampai sangat jauh sekali, yaitu ditutup reklamasi itu," kata Amien di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya No. 62 Jakarta Pusat, Minggu (11/2/2018).(det/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>