Di Probolinggo, Misbakhun Kampanyekan Gemar Makan Ikan

Kamis, 28 Februari 2019  13:08

Di Probolinggo, Misbakhun Kampanyekan Gemar Makan Ikan

Misbakhun ketika memberikan pertanyaan pada Siswi tentang nama-nama ikan . (BM/Saifullah)

PROBOLINGGO (BM) - Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengajak masyarakat Probolinggo untuk gemar makan ikan. 
 
Hal itu disampaikannya Misbakhun ketika melalui kegiatan "Ayo Makan Ikan Mencegah Stunting" di Pantai Bentar Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Kamis (28/2).
 
Dalam kegiatan tersebut, Misbakhun melakukan pelepasan benih ikan kakap yang berjumlah 15.000 di Dermaga Pantai Bantar.
 
“Jika bisa hidup 1000 ribu saja maka lima bulan kemudian akan menjadi 4 ton ikan kakap. Ini adalah sebuah kepedulian kita kepada lingkungan,” ucapnya.
 
Dalam kegiatan yang menggandeng Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga diikuti ratusan siswa-siswa SD Kedung Dalem 1 Kecamatan Dringu, Misbakhun menyampaikan, konsumsi ikan dalam negeri setiap tahun meningkat, namun dirinya akan terus membantu program pemerintah guna menggaungkan kampanye makan ikan di dapilnya yaitu Probolinggo-Pasuruan.
 
“Saya akan terus mengajak seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama menggaungkan gemar makan ikan,” katanya.
 
Menurutnya, kurang makan ikan bisa menyebabkan dampak ‘Otak Kosong’ karena kurang gizi bahkan menyebabkan stunting sehingga dapat menjadi beban suatu negara. “Karenanya, guna mencegah masalah tersebut, anak-anak kita harus mulai kita didik sejak awal untuk gemar makan ikan,” katanya.
 
Di sela acara tersebut Anggota Komisi XI Mukhamad Misbakhun menyapa siswa-siswi SD Kedung Dalem 1.
"Adik adik, siapa yang suka makan ikan?” Tanya Misbakhun yang disambut meriah para siswa.
 
Bahkan, pada kesempatan tersebut Misbakhun memberikan pertanyaan kepada pada siswa-siswi tersebut untuk menambah semangat.
 
"Saya ada pertanyaan untuk adik adik. Sebutkan lima nama ikan, siapa yang bisa jawab dapat hadiah", tanyanya.
 
"Saya pak, saya,” Ujar salah satu Siswi SD Kedung Dalalem 1 yang diketahui namanya Sarah.
 
"Saya Sarah pak. Pertama ikan lele, gabus, ikan teri, pari, dan ikan kepiting," Jawab siswi cantik itu.
 
"Betul, tapi kepiting bukan ikan jadi saya ganti pertanyaannya, siapa presiden Indonesia?". Tanya Misbakhun kembali
 
"Bapak Jokowi pak" Tandas sarah lagi sambil Misbakhun menyodorkan hadiah.
 
Sebagaimana diketahui, tahun 2018 KKP  mencatat konsumsi ikan per kapita secara nasional yakni 50,69 kg/kapita. Angka ini menempatkan konsumsi ikan per kapita penduduk Indonesia dalam kategori tinggi. Selain itu, konsumsi ikan per kapita nasional dalam 5 (lima) tahun terakhir juga menunjukkan tren yang terus naik. Dimana sebelumnya di tahun 2014, konsumsi ikan per kapita tercatat baru sebesar 38,14 kg/kapita.
 
WHO menetapkan batas toleransi stunting (bertubuh pendek) maksimal 20 persen atau seperlima dari jumlah keseluruhan balita. Sementara, di Indonesia tercatat 7,8 juta dari 23 juta balita adalah penderita stunting atau sekitar 35,6 persen. Sebanyak 18,5 persen kategori sangat pendek dan 17,1 persen kategori pendek. 
 
Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Anggota IV Badan Pemeriksa Keungan (BPK) RI, Prof. DR. Rizal Djalil, MM., Dirjen Tanaman Pangan Kementrian Pertanian, DR. Ir. Soemarjo Gatot Irianto, Wakil Bupati Probolinggo, Drs. Ahmad Timbul Prihanjoko. (sip)
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>