Jokowi Naik Moge Jadi Sorotan

Selasa, 19 Agustus 2018  18:28

Jokowi Naik Moge Jadi Sorotan

JAKARTA (BM) – Pembukaan Asian Games 2018 di Palembang berlangsung meriah dan mengesankan banyak pihak. Namun, ada satu hal yang kini menjadi sorotan. Yakni soal Jokowi naik moge (motor gede).

Seperti diketahui, video Presiden Jokowi naik moge merupakan satu di antara highlights pembukaan Asian Games 2018. Adegan itu bermula perjalanan dari Istana Negara Bogor menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Rombongan presiden terjebak macet karena banyaknya suporter Indonesia di jalan. Jokowi pun memutuskan untuk naik sepeda motor Paspampres menuju venue pembukaan.

Presiden Jokowi mengawalinya dengan aksi jumping dengan moge yang biasa disebut Matan itu.

Masih dalam video itu, orang yang menaiki moge tersebut melakukan beberapa aksi long stoppie (roda belakang diangkat lama.

Aksi diperankan bukan oleh Jokowi. Seorang stuntman dimpor dari Thailand. Namanya adalah Withithep Komolhiran. Sejumlah pihak memberikan komentar soal stuntman Jokowi ini.

Ketua DPP Gerindra, Iwan Sumule menyayangkan jika stuntman Jokowi itu harus impor. "Semua serba impor, stuntman pun impor," kata caleg Gerindra Dapil Jakarta Timur itu di akun Facebooknya, Minggu (19/8).

Mule, sapaan akrab aktivis mahasiswa 1998 ini, mempertanyakan kenapa untuk urusan stuntman impor.

"Freestyler kita jago-jago, kenapa enggak diperankan stuntmant kita, justru impor?" tegasnya.

Hal senada disampaikan warganet lainnya. "Karena ini menyangkut (nama) kepala negara, seharusnya ada keterangan 'diperankan pemain pengganti' (stuntman) agar tidak dianggap manipulatif," ujar mantan Juru bicara Presiden Abdurahman Wahid  dalam kicauannya di Twitternya @AdhieMassardi, kemarin malam (Sabtu, 18/8).

Wasekjen PD Rachland Nashidik memuji aksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengendarai moge saat pembukaan Asian Games 2018 meski memakai stuntman. Ia membandingkan dengan Ratu Elizabeth II menggunakan stuntman pada pembukaan Olimpiade London 2012.

"Tentu menggunakan stuntman. Seperti video Ratu Inggris dengan James Bond terjun payung di pembukaan Olimpiade di London. Tapi video Pak Jokowi naik motor itu masih saja keren. Kreatif," ujar Rachland dalam akun Twitter-nya (@RachlanNashidik), Minggu (19/8/2018).

Aksi Jokowi memakai stuntman menjadi perdebatan, salah satu yang menyoal hal tersebut adalah elite PD Ferdinand Hutahaean. Rachland tidak mempermasalahkan apabila ide tersebut menjiplak Ratu Elizabeth II asalkan dikemas secara menarik.

"Saya suka. Menjiplak ide, asal digarap bagus, bolehlah," ujar Rachland.

Seperti diketahui, pada Olimpiade London 2012, video opening ceremony menampilkan James Bond tiba di Istana Buckingham menjemput Ratu Elizabeth II kemudian menaiki helikopter ke Olimpics Stadion.

Setelah menampilkan beberapa ikon-ikon Kota London, adegan selanjutnya berubah menegangkan. Sang pilot memberi kode jempol kepada James Bond. Tak disangka pintu helikopter terbuka dan Ratu Elizabeth II melompat lebih dulu dari helikopter, disusul James Bond.

Sebelumnya, Ferdinand menyayangkan beberapa aksi Jokowi yang memakai stuntman karena membuyarkan meriahnya pembukaan Asian Games. Ia meminta Jokowi buka-bukaan memakai stuntman.

"Beliau ini untuk mengambil dan menarik kaum milenial yang cukup besar pemilihnya (saat Pemilu 2019). Pak Jokowi kami minta jujur ke publik untuk menjelaskan karena di media sosial ini terpecah," kata Ferdinand.

Ketum Relawan Arus Bawah Jokowi, Michael Umbas menyayangkan pernyataan elite PD Ferdinand Hutahaean yang mendesak Presiden Jokowi buka-bukaan memakai stuntman saat mengendarai moge di acara Asian Games 2018. Michael membandingkan dengan aksi Ratu Elizabeth di pembukaan Olimpiade London 2012.

"Mungkin yang bersangkutan tidak pernah nonton pembukaan Olimpiade London 2012, bagaimana Ratu Elizabeth terjun payung bersama aktor James Bond Daniel Craig menuju ke Stadion Olympic," ujar Michael dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (19/8/2018).

Michael menyebut atraksi tersebut bagian dari seni pertunjukan. Michael memuji acara pembukaan Asian Games secara keseluruhan.

"This is part of the great show. Ini juga kolaborasi kreativitas karya anak bangsa untuk menyuguhkan tontonan berkelas yang selalu unpredictable sebagai bagian entertaining the audience," kata Michael.

 

PPP-Hanura Balas 'Sentil' Elite PD

PPP meyakini masyarakat tidak mempersoalkan apabila Jokowi menggunakan stuntman di beberapa adegan mengendarai moge. Justru PPP menilai konsep pembukaan Asian Games secara keseluruhan out of the box.

"Yang dilihat masyarakat dan kalangan luar negeri adalah bahwa Presiden Jokowi membuka event olahraga terbesar ke-2 di dunia dengan cara yang out of the box keluar dari pakem protokoler yang konservatif," ujar Arsul.

Hanura juga mengkritik balik elite PD Ferdinand Hutahaean yang mengomentari aksi Presiden Jokowi mengendarai moge dan memakai stuntman. Menurut Hanura, Paspampres tidak mungkin membiarkan kepala negara melakukan aksi-aksi berbahaya.

"Mana mungkin Paspampres membiarkan Presiden melakukan adegan yang berbahaya? Tanpa harus dijelaskan, seharusnya si Ferdinand tahu bahwa adegan berbahaya tersebut menggunakan pemeran pengganti. Gitu saja kok keblinger sih?" ujar Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir melalui pesan singkat

Dalam video pembukaan Asian Games, sang stuntman memperagakan beberapa manuver dengan Yamaha FZ1. Hanura berpendapat, aksi tersebut merupakan salah satu seni pertunjukan yang tidak perlu disoalkan.

"Kalau bego dipiara, ya kayak Ferdinand jadinya, dia tidak paham arti seni pertunjukan dalam sebuah opening ceremony di mana Jokowi dilibatkan sebagai pemeran utama," kata Inas.(det/rmo/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>