SBY-Prabowo Bertemu

Rabu, 26 Juli 2017  22:12

SBY-Prabowo Bertemu

Parbowo dan SBY

JAKARTA (BM) - Pertemuan dua tokoh bangsa yang dinanti-nanti kalangan politisi Gerindra akhirnya segera terjadi. Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan bertemu Kamis (27/7). "Iya benar," kata Ketua Divisi Komunikasi (PD) Imelda Sari Bicara Partai Demokrat saat dikonfirmasi soal pertemuan SBY-Prabowo, Rabu (26/7/2017).

Imelda menutup rapat informasi lain soal pertemuan itu. Dia juga belum mau mengungkap soal waktu dan tempatnya.

Dari informasi yang dihimpun, pertemuan SBY-Prabowo akan digelar di kediaman SBY, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, besok. Namun jam pertemuan itu memang belum diketahui.

Pertemuan SBY dan Prabowo diinisiasi oleh Gerindra. PD menyambut baik ajakan pertemuan itu. Pertemuan kedua tokoh nasional ini akan membahas isu-isu strategis, salah satunya soal Pilpres 2019.

 

Sahabat SBY

Partai Demokrat menyambut baik niat Gerindra mempertemukan Prabowo Subianto dengan ketua umum mereka, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Demokrat menyebut pertemuan kedua tokoh itu punya dampak besar bagi Indonesia.

"Saya menilai langkah-langkah silaturahmi dan konsolidasi yang dilakukan oleh tokoh-tokoh bangsa akan memberikan kontribusi positif buat bangsa ini di tengah semakin menurunnya rasa toleransi dan tenggang rasa sesama anak bangsa belakangan ini," ujar Ketua DPP Demokrat Didik Mukriyanto kepada wartawan, Rabu (26/7/2017).

Didik punya harapan jika Prabowo jadi menemui SBY untuk membahas Pilpres 2019. Didik menyebut SBY dan Prabowo merupakan sahabat.

"Dua tokoh besar ini, dua sahabat yang mempunyai kekuatan perekat bangsa ini, bisa menghadirkan titik cerah dan harapan baru untuk Indonesia, untuk masyarakat terkait kondisi bangsa ini," katanya.

Menurut Didik, pertemuan SBY-Prabowo memang sudah saatnya digelar. Kondisi negara, menurutnya, saat ini sudah mendesak.

"Sebagai negarawan sejati, saya meyakini sepenuhnya Bapak SBY akan membuka diri terhadap siapa pun juga, apalagi Pak Prabowo sahabat beliau. Pak SBY tidak pernah berhenti untuk mendedikasikan hidup beliau untuk bangsa dan negara tercinta," ucapnya.

"Seluruh pemikiran, kerja keras, pengorbanan, pengabdian, dan ajaran beliau akan terus menjadi legacy besar untuk bangsa ini," tutur dia.

 

Buat Poster

Atas rencana itu, kader Partai Demokrat (PD) menyambut secara positif. Hal itu terlihat dari Whatsapp Stories salah seorang elite PD, Rabu (26/7/2017). Elite PD ini memasang poster digital 'Sejarah Bangsa'.

Poster 'Sejarah Bangsa' ini memuat foto pertemuan SBY dan Prabowo pada tahun 2014 lalu. Saat itu SBY dan Prabowo bertemu di Istana Merdeka, 13 Mei 2014 lalu.

Dalam foto itu, Prabowo mengenakan pakaian khasnya, kemeja putih lengan panjang empat kantong dan celana warna bahan warna krem. SBY mengenakan kemeja abu-abu garis vertikal lengan pendek dan celana bahan warna hitam. Prabowo dan SBY saling menghormat. Ada tulisan 'SEJARAH BANGSA Cikeas, 27 Juli 2017' di foto itu.

 

Prestasi Pilpres

Sebelumnya diberitakan, Gerindra mengupayakan pertemuan ketua umum mereka, Prabowo Subianto, dengan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Partai Demokrat (PD) menanggapi positif rencana Gerindra itu.

"Kalau Prabowo ingin bertemu SBY, rasanya sesuatu hal yang sangat bagus," ujar Wakil Ketua Dewan Pembina PD Agus Hermanto di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Menurut Agus, jika hendak menjadi calon RI-1 pada 2019, Prabowo harus berguru kepada yang sudah berpengalaman. SBY sudah dua kali menjadi presiden sehingga sangat tepat jika Prabowo menemui SBY.

"Pak SBY ini sudah menjadi presiden dua kali berturut-turut, sudah khatam husnul khatimah. Kita ketahui semenjak reformasi, baru SBY yang betul-betul sudah khatam dua kali berturut-turut, turunnya dengan karpet merah, dengan segudang prestasinya," kata Agus.

"Kalau Pak Prabowo ingin berbincang, ingin barangkali pandangan Pak SBY, rasanya sangat bagus. Untuk menuju kemenangan harus disertai pengalaman disertai usaha serta disertai hal-hal yang menuju kefokusan yang lebih terbukti," tutur dia.

Prabowo juga dapat mencontoh pengalaman Demokrat pada 2004 saat memenangi pilpres. Cara menyusun koalisi dan menggalang kekuatan dapat diperoleh dari SBY.

"Misal Pak SBY sudah terbukti. Cara Pak SBY dulu bagaimana menggalang kekuatan, bagaimana menyusun koalisi. PD dulu hanya memiliki 56 kursi di DPR 2004 lalu, tapi dengan menyusun koalisi, Pak SBY bisa memenangkan pertandingan," ucap Agus.

Prabowo pun dapat belajar cara SBY sukses memimpin Indonesia selama dua periode. Meski demikian, Demokrat sendiri mengaku belum menerima permohonan pertemuan Prabowo-SBY dari Gerindra.

"Barangkali bisa diperbincangkan bagaimana kesuksesan Pak SBY supaya barangkali Prabowo bisa melihat kesuksesan Pak SBY," ujar Agus.

Sebelumnya, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menyebut Prabowo akan menemui SBY guna membahas Pilpres 2019. Keduanya sedang mencari waktu yang tepat untuk bertemu.

"Ya, Pak Prabowo dan Pak SBY masih terus mencocokkan waktu karena ketum memiliki agenda yang padat. Insyaallah dalam waktu dekat beliau akan ketemu pada waktu yang cocok," ujar Muzani.(det/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>