Ustaz Abdul Somad Bicara Analogi 'Kursi Mahal'

Sabtu, 11 November 2018  18:28

Ustaz Abdul Somad Bicara Analogi 'Kursi Mahal'

Petugas Komunitas Gerak Bareng melakukan proses penghapusan tato dalam acara ‘Hijrah Fest 2018’ di Jakarta.

Jakarta (BM) – Ustaz kondang, H. Abdul Somad menyinggung soal 'kursi mahal' di hadapan jemaah acara Hijrah Fest 2018. Somad menyebut ada proses yang harus dilalui untuk menghasilkan 'kursi mahal' itu. Apa maksudnya?

Ucapan itu disampaikan Somad sebagai analogi meraih kesuksesan. Menurut Somad, orang yang sukses kerapkali dipandang ketika mencapai kesuksesan tanpa melihat proses bagaimana orang itu meraihnya.

"Orang hanya tahu hasilnya, finish-nya," ucap Somad saat mengisi ceramah di Hijrah Fest 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (11/11/2018).

Somad kemudian mengibaratkan orang yang sukses itu dengan 'kursi mahal'. Somad menyebut mayoritas orang tidak melihat bagaimana proses 'kursi mahal' itu mulai dari pemilihan kayu, pemotongan, hingga pembuatannya.

"Dia tahu kursi mahal tapi dia tidak tahu proses menjadi kursi mahal. Mari melihat proses, jangan hanya lihat hasil," ucapnya.

Acara Hijrah Fest ini tidak hanya berisi ceramah. Dari pantauan tampak pula beberapa stan penjualan pakaian muslim-muslimah hingga pernak pernik seperti kaligrafi dan buku-buku.

 

Ngaji Bareng

Sejumlah pesohor Tanah Air seperti Arie Untung, Ricky Harun, Mario Irwinsyah, dan Dude Herlino telah mengambil keputusan untuk berhijrah. Merekapun ingin bersama-sama berkegiatan untuk menambah pengetahuan seputar agama.

Berangkat dari keinginan tersebut, keempat artis itu memutuskan untuk menggelar Hijrah Fest 2018. Lewat gelaran ini, mereka ingin memperdalam pengetahuan agama bersama masyarakat luas.

" Hijrah fest ini sebenarnya sebuah ide, teman-teman satu komunitas, ingin membuat suatu yang banyak pertanyaan, kapan nih bisa ngaji bareng sama yang bukan public figure, akhirnya tercetuslah ide ini untuk bisa sama-sama ngaji bareng," kata Arie Untung di JCC Senayan, Jakarta, Jumat 9 November 2018.

Arie berharap acara ini dapat menjadi ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Selain itu, dia juga ingin komunitas kajian Islam di sekitar Jakarta menyatu dalam gelaran ini.

" Rencananya semua anggota pengajian kita mau hadirkan, kita mau membaur sama teman teman semua di sini, ajang saling mengenal dengan para komunitas juga banyak komunitas dari berbagai daerah," papar Arie.

Acara ini tidak hanya diisi dengan sejumlah kajian dan diskusi. Ada juga bazaar yang menawarkan sejumlah produk busana muslim milik para artis dan desainer hijab.

" Berbagai usaha muslim, perbankan, finance, fashion, semua ada, kumpul di sini, udah kita pilih yang banyak disenangin masyarakat," imbuh Arie.

Hijrah Fest 2018 digelar di JCC Senayan selama 3 hari dari tanggal 9 November 2018 hingga 11 November 2018. (det/drm/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>