Legislatif Peringatkan Kinerja PT.CRBC

Senin, 22 Mei 2017  01:20

Legislatif Peringatkan Kinerja PT.CRBC

Legislatif menekankan kepada PT.CRBC sebagai kontraktor proyek tol untuk segera menyelesaikan permasalahannya.

Nganjuk(BM)-Dalam mendukung pembangunan jalan Tol Trans Jawa, Legislatif tetap melakukan fungsi kontrol dan pengawasan pelaksanaan proyek nasional di wilayah Kabupaten Nganjuk. Hal ini dikatakan Wakil Ketua DPRD Nganjuk,  Sumardi SH saat memimpin rapat di ruang Garuda Kantor DPRD Nganjuk, Jumat (19/5) kemarin.
 
Hearing yang dihadiri  Pemerintah Desa Kemaduh Kecamatan Baron, sebagai warga terdampak. PT.CRBC selaku kontraktor proyek Tol, Kementerian PU, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Nganjuk serta Komisi I dan Komisi III DPRD Nganjuk, legislator Partai Golkar ini menekankan pentingnya komunikasi langsung dan kearifan lokal antara pihak kontraktor dengan pihak desa. 
"Karena imbas dari adanya pembangunan jalan tol, tentu berakibat adanya kerusakan jalan desa. Akan tetapi jika terjalin komunikasi yang baik dan warga setempat dilibatkan serta kearifan lokal terjaga, Maka tidak akan ada dampak sosial dari masyarakat terkait proyek nasional jalan tol ini,"terang Sumardi.
 
Komisi I DPRD Nganjuk, melalui Tatit Heru Tjahjono, menekankan kepada PT.CRBC selaku kontraktor proyek tol untuk segera menindaklanjuti dan melaksanakan perintah dari Kementerian PU selaku PPK terkait keluhan dari warga desa Kemaduh yang disampaikan ke Legislatif. Setidaknya ada 3 poin penting yang segera diselesaikan yaitu tenaga kerja, kerusakan jalan dan dampak debu. "Ini harus diselesaikan, Karena ini sesuai kontrak," seru Tatit.
 
Diketahui, pihak Pemerintah Desa Kemaduh Kecamatan Baron melayangkan surat ke DPRD Nganjuk. Warga Desa Kemaduh memprotes PT.CRBC yang tidak mengindahkan kearifan lokal sesuai kontrak kerja. Menurut Agung Supriyadi selaku Kepala Desa Kemaduh Kecamatan Baron, Pihaknya meminta PT.CRBC segera menyelesaikan permasalahan yang dikeluhkan warganya. 
 
"Rekrut dan libatkan pekerja dari warga kami (Kemaduh) meskipun itu hanya tenaga kerja non skill, segera perbaiki jalan desa yang rusak sehingga dapat dilewati kembali oleh warga, mengingat saat ini menjelang hari lebaran. Serta lakukan penyiraman jalan secara rutin tiap hari  untuk meminimalisir debu dan polusi udara. Kami juga sampaikan juga kepada sopir truck agar pelan- pelan dan jangan kebut-kebutan jika melintas di jalan desa,"katanya.
 
Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Nganjuk, Putu Winasa meminta pihak PT.CRBC untuk segera berkoordinasi dengan Kementerian Tenaga Kerja RI dan Kementerian Pekerjaan Umum RI terkait tenaga kerja asing yang ijin kerjanya sudah kedaluarsa."Sebanyak 37 orang tenaga kerja asing PT.CRBC, Ada 27 orang ijin kerjanya sudah kedaluarsa,"terangnya.
 
Pihak PT.CRBC yang diwakili oleh Mr.chauw dan Mr. Gevin selaku pelaksana proyek, akan melakukan survey ke lapangan dan menyanggupi untuk secepatnya menyelesaikan permasalahan yang ada. (kam/Adv)
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>