GMF AeroAsia Jual 20 Persen Saham ke Publik
PT Garuda Maintenance Facility (GMF AeroAsia) merencanakan melakukan penawaran umum perdana saham (IPO)
By: Wahyu
13 Feb 2017 19:41
 
 
JAKARTA(BM)- Anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yakni PT Garuda Maintenance Facility (GMF AeroAsia) merencanakan melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) dengan melepas 20% saham ke publik. Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo mengatakan pihaknya akan melepas 20% saham milik GMF AeroAsia melalui mekanisme IPO di pasar modal di tahun 2017.
"Kami sebagai pemegang saham memiliki aspirasi untuk memperkuat kapital (GMF AeroAsia) dengan cara IPO," ujar Arif di Jakarta, Senin (13/2).
Arif mengatakan, pelaksanaan IPO GMF AeroAsia akan diselenggarakan pada 2017 dan paling terlambat di 2018. Arif menyebutkan keinginan penambahan modal dengan melepas saham ke publik tersebut sejalan dengan tren positif pada laju pertumbuhan ekonomi di dalam negeri.
"Soal target dana IPO, kami belum bisa untuk menyebutkan. Kami kira 20 persen saham yang akan dilepas itu akan cukup untuk menumbuhkn GMF secara non-organik," papar Arif yang menambahkan keputusan IPO masih menunggu persetujuan pemegang saham.
Terkait laporan pertumbuhan organik GMF Aero Asia, pihaknya masih menunggu rilis resmi pertumbuhan Garuda Indonesia di 2016. "Pertumbuhan non-organik (GMF AeroAsia) diharapkan lebih cepat. Bisa melakukan joint venture atau mengambil beberapa repair station di wilayah-wilayah lain. karena pasar yang kami tuju tidak hanya domestik," tutur Arif.
Selain Citilink, sambung Arif ,GMF Aeroasia akan menjadi penopang bisnis GIAA, karena perusahaan di industri perawatan dan perbaikan terbesar di Asia Tenggara ini memiliki fundamental yang sehat dan memiliki potensi pertumbuhan positif. "Saat ini GMF menjadi salah satu maintenance, repair dan overhaul terbesar di wilayah Asia Tenggara,"jelasnya.(jak/dra)

Create Account



Log In Your Account