Viva Cosmetics dari Generasi Pendiri ke Generasi Penerus
Direktur Distribusi Viva Cosmetics Area Indonesia Timur, Yusuf Wiharto memberikan penejelasan terkait eksistensi Viva cosmetics.
By: Wahyu
5 Mei 2017 01:04
 
 
Surabaya(BM)- Memasuki usia 55 tahun, bisnis Viva Cosmetics yang pabriknya berada di Panjang Jiwo Surabaya, hingga saat ini masih tetap eksis. Bahkan dengan membanjirnya produk kosmetik impor, Viva Cosmetics tetap memegang pangsa pasar (all product) lebih dari 50 persen di industri kosmetik di tanah air.
Produk lokal dan tertua di Indonesia ini konsisten dengan kualitas produk sehingga mendapat kepercayaan masyarakat Indonesia lebih dari setengah abad. Bisnis ini diawali tahun 1960 di Jalan Karet dengan nama perusahaan PT General Indonesian Pharmacitical Center (GIPC) yang memproduksi obat-obatan. Tahun 1962, berubah nama menjadi PT Vita Pharm dengan produk kosmetik. Tempat produksi tidak lagi di Jalan Karet, dipindah ke Jalan Panjang Jiwo hignga saat ini.
Pabrik Viva Cosmetics memperkerjakan sekitar 600 hingga 700 karyawan dimana 80 persennya adalah pekerja perempuan. Produknya tidak hanya dipasarkan di seluruh pelosok tanah air, namun juga diekspor ke beberapa negara di Asia Tenggara yang kondisi cuacanya hampir sama dengan Indonesia. Menurut Direktur Distribusi Viva Cosmetics Area Indonesia Timur, Yusuf Wiharto, Rabu (3/5/2017), di sela temu media, produk ekspor Viva Cosmetics, antara lain, ke Malaysia, Hong Kong dan Saudi Arabia. Dari total produksi, produk Skin Care masih mendominasi.
Viva Cosmetics yang diproduksi, kata Yusuf, memiliki kekhasan tersendiri. Formulasi produk, sesuai dengan daerah tropis sehingga mampu memberi manfaat untuk kesehatan dan kecantikan kulit wanita Indonesia secara alami. “Adanya kemajuan teknologi dan penelitian yang mendalam terhadap bahan alami, Viva Cosmetics berinovasi dan menawarkan berbagai solusi untuk perawatan wajah, badan, rambut serta mengikuti tren make-up bahkan seni body painting,”ungkapnya.
Viva Cosmetics juga memiliki sertifikat CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik) dan sertifikat Halal, menunjukkan bahwa selama ini produk-produknya diolah dengan prosedur yang baik untuk menjaga kualitasnya. “Produk kami sudah ada di seluruh pelosok daerah termasuk di Nabire. Bisa diperoleh secara offline di 40 mitra besar Viva Cosmetics serta via online,”kata Yusuf yang merupakan generasi ketiga dari bisnis keluarga Viva Cosmetics.
Viva Cosmetics membidik segmen masyarakat kelas A ke bawah dengan penjualan melalui pasar tradisional dan pasar modern. Berkat kualitasnya yang sudah teruji selama 55 tahun, ungkap Yusuf, Matahari Depstore menggunakan produk Viva Cosmetic untuk seluruh SPG-nya di Indonesia.
Diakui Yusuf, dengan menjalankan bisnis keluarga memang bukan hal mudah. Ini sebuah tantangan bagaimana memainkan strategi agar Viva Cosmetics tetap eksis di industri kosmetik tanah air.
Dirinya sangat memahami bahwa perusahaan dengan usia rentang 1-10 tahun masih harus kerja ekstra mengembangkannya. Memasuki usia 10-40, sudah bisa dinikmati hasilnya. Dan usia 40 tahun ke atas, saatnya mempertahankan dan jika tidak bisa bangkrut.
”Ini perusahaan sudah berusia 55 tahun dan bagi kami ini sebuah tantangan. Dan bersyukur, Viva Cosmetics mampu mengimbangi persaingan bisnis di industri kosmetik tanah air, dengan jeli melihat pasar. Viva memiliki banyak varian produk dengan ratusan warna yang sesuai dengan kulit orang Indonesia,”paparnya.
Yusuf mencontohkan untuk produk lipstik saja memiliki 150 lebih warna. Sedangkan seluruh bahan baku mayoritas masih impor karena di Indonesia belum ada.
Untuk produk pembersih wajah, mayoritas bahan baku dari alam Indonesia dan bekerjasama dengan petani di beberapa daerah. “Seperti mentimun, kami ada kerjasama dengan petani di daerah. Untuk pensil alis dimana Viva Cosmetics kuasai pasar lebih dari 90 persen, bahan bakunya impor. Meski mayoritas bahan baku impor, produk Viva relatif terjangkau mulai dari yang termurah hingga 200 ribu,”tukasnya.
Produk kosmetik, dinilai Yusuf, hampir sama dengan produk fashion dimana hampir semua orang terutama perempuan membutuhkan dan memakainya. Mau tidak mau, produk kosmetik harus mengikuti tren yang ada termasuk soal warna.
”Itu sebabnya kami sering mendukung kegiatan-kegiatan seperti Surabaya Fashion Parade di Tunjungan Plaza, dan Bali Fashion Trend di bulan ini. Di event ini, kami bisa mempertahankan brand image dari Viva Cosmetics. Bahkan selama Surabaya Fashion Parade berlangsung, tim Viva merias sekitar 400 model yang memperagakan busana karya desainer,”tambahnya.
Tahun ini, Viva Cosmetics memelih tema warna Bohemian, yang mengusung beragam warna termasuk warna gold. Ada beberapa produk baru yang sudah siap di pasaran seperti Lipstik Matte, CC Foundation dan Body Butter. (nis/dra)
 

Create Account



Log In Your Account