Barang Bukti Petasan Meledak, Anggota Polres Pasuruan Luka

Selasa, 14 November 2017  21:50

Barang Bukti Petasan Meledak, Anggota Polres Pasuruan Luka
PASURUAN (BM) - Anggota Buser Polres Pasuruan Kota terkena ledakan petasan banting. Polisi berinisial AD itu terkena ledakan petasan banting saat melakukan penyelidikan penjualan petasan atau mercon di kawasan Kraton. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian tangan dan mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Rizal Martomo membenarkan kejadian tersebut. Insiden terjadi saat anggotanya menyelidiki kasus pembuatan petasan. Saat mengamankan barang bukti, tiba-tiba salah satu petasan jatuh dan meledak kemudian melukai tangannya. "Iya anggota saya itu, sedang menyelidiki kasus petasan," kata AKBP Rizal Martomo, Selasa (14/11).

Rizal menegaskan, anggotanya bukan terkena ledakan bondet atau bom ikan seperti kabar yang beredar. "Itu bukan bondet, tapi petasan. Anggota mengamankan barang bukti berupa petasan renteng dan petasan banting. Nah karena tak hati-hati, petasan banting jatuh dan meledak," terangnya.

Saat ini, korban dirujuk ke RS di Malang setelah sempat menjalani perawatan di RSUD dr R Soedarsono. "Korban sempat dirawat sebentar, lalu dibawa ke rumah sakit di Malang," ujar seorang petugas di RSUD dr R Soedarsono.

Secara terpisah, Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto membeberkan kronologi penyelidikan hingga terjadi ledakan. "Senin (13/11) pukul 16.00 WIB, anggota Buser terdiri dari 4 orang melakukan penyelidikan terhadap pelaku pembuatan petasan di Desa Rejosari, Kecamatan Kraton, dengan cara memancing dan membeli petasan lewat seorang informan," kata Endy.

Petasan yang dibeli tersebut berjenis renteng yang dirangkai sepanjang 5 meter. Serah terima antara petugas dan informan dilakukan di jalan persawahan Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. "Sekitar pukul 18.00 WIB setelah mendapat barang bukti, petugas mampir ke rumah makan mi di Jalan Diponegoro. Ketika akan diletakkan, petasan tersebut jatuh dan meledak," terang Endy.

Korban kemudian dilarikan ke IGD RSUD dr R Soedarsono. Setelah mendapat perawatan awal, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Persada Malang. "Jadi korban terluka dalam tugas. Rencananya, setelah mendapatkan barang bukti awal, petugas akan berusaha memancing dan membeli lagi, kemudian digerebek," terang Endy.

Meski terjadi insiden, penyelidikan kasus pembuatan petasan terus dilanjutkan. Petugas terus bekerja mengumpulkan barang bukti. (nt/det/udi)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>