Kantor Gubernur Papua Terbakar, Gedung Sasana Krida Ludes

Sabtu, 11 November 2018  17:35

Kantor Gubernur Papua Terbakar, Gedung Sasana Krida Ludes

Jayapura (BM) - Gedung Sasana Krida Kantor Gubernur Provinsi Papua ludes terbakar, Minggu (11/11) siang. Tidak ada korban jiwa dari kebakaran tersebut.

Api pertama kali diketahui oleh salah seorang staf humas dan protokol Kantor Gubernur Papua, sekitar pukul 12.00 WIT. Sebelum api membesar dan membakar seisi gedung sempat terdengar letupan dari dalam gedung Sasana Krida, kemudian terlihat percikan api dari dalam gedung disertai padamnya aliran listrik.

Berselang beberapa menit kemudian terlihat api membesar dan membakar seluruh gedung Sasana Krida itu. Gedung Sasana Krida Kantor Gubernur ini berada di bagian belakang Gedung Utama Kantor Gubernur Papua bersebelahan dengan ruangan Sekretaris Daerah.

"Gudang tersebut bersebelahan dengan gardu listrik gedung Kantor Gubernur menyebabkan adanya ledakan dan membakar seluruh seisi gedung serba guna Sasana Krida kantor gubernur Papua," kata Asisten III Setda Provinsi Papua, Elysa Maury di lokasi, Minggu (11/11/2018).

Elysa menyebutkan api tidak merampat ke Ruang Kerja Sekda dan Gubernur Papua yang berada pada Gedung utama Kantor Gubernur Papua. Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting listrik.

"Dugaan kuat kebakaran ini akibat korsleting listrik didalam gedung, namun akan didalami lagi oleh pihak kepolisian. Kerugian sendiri kami belum bisa pastikan mengingat di dalam gedung terdapat kelengkapan kegiatan serta sound sistem milik pemerintah," tuturnya.

Api berhasil dijinakkan dua jam kemudian setelah enam unit mobil pemadam kebakaran dibantu truck pengangkut air serta water canon milik Polda Papua.

Kepala Biro Humas Setda Provinsi Papua Israil Ilolu di Jayapura, mengatakan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIT oleh tiga unit mobil pemadam kebakaran, water canon milik Polda Papua dan sekitar 10 mobil tandon air.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, dan api hanya menjalar di sekitar area Gedung Sasana Krida," katanya.

Menurut Israil, pihaknya belum dapat menginventarisir secara detail apa saja yang ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.

"Yang jelas kursi, meja, AC, sound sistem, ruangan transit pejabat hingga lantai dua Sasana Krida ikut terbakar," ujarnya.

Dia menjelaskan plafon atau atap Gedung Sasana Krida tersebut juga runtuh akibat kebakaran itu.

"Namun ruangan wartawan atau pressroom yang berada di sebelah ruangan transit pejabat tidak ikut terbakar," kata Israil.

Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang sedang berjaga, pegawai yang kebetulan berada di kantor dan masyarakat yang juga sudah ikut berpartisipasi memadamkan api sehingga tidak menjalar ke mana-mana.

Kesaksian

Seorang saksi bernama Marcelino (32) mengungkapkan, sebelum api membakar gedung tersebut, ia melihat kepulan asap tebal di belakang Gedung Sasana Krida.

Awalnya, ia mengira asap itu muncul karena ada yang membakar sampah. Namun, karena asap semakin tebal, ia bersama anggota Pos Satpol PP mengecek sumber asap. "Kami berjumlah empat orang saat mengecek sumber asap. Ketika kami membuka pintu aula, terlihat adanya api yang sudah merambat ke bangunan lainnya. Kemudian kami segera melaporkannya ke polisi dan mobil pemadam kebakaran," kata Marselino.

Satu unit mobil water canon milik Polda Papua pertama kali tiba, kemudian disusul dua unit mobil pemadam kebakaran milik pemerintah. Dalam waktu sekitar satu jam, api berhasil dipadamkan. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kasubag Humas Polres Jayapura Kota Iptu Jahja Ruma, saat dikonfirmasi, belum bisa memberikan komentar mengenai kebakaran itu. "Data lengkapnya saya belum terima. Baik itu penyebab kebakaran dan juga hasil penyelidikan, jadi saya minta sabar," kata Juma, Minggu sore. (det/kom/jtn/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>