Longsor Cisolok, BNPB: 15 Korban Tewas, 20 Masih Dicari

Rabu, 02 Januari 2019  17:24

Longsor Cisolok, BNPB: 15 Korban Tewas, 20 Masih Dicari

Pencarian korban longsor Cisolok

SUKABUMI (BM) - Bencana longsor yang melanda Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi pada (31/12/2018) pukul 17.20 WIB telah menelan 15 korban jiwa meninggal.

"15 orang meninggal dunia, masing-masing 11 teridentifikasi dan empat tidak teridentifikasi," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam konferensi pers di kantronya, kawasan Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (2/12).

Korban selamat sebanyak 63 orang. "Tiga orang luka-luka  dan 20 orang masih dalam pencarian," urainya.

Lanjut Sutopo, di lokasi tersebut terdapat 30 rumah dengan total penduduk 101 jiwa. Longsor terjadi saat hujan ringan 16,7 mm per hari

Terkait bencana ini, masih kata Sutuopo,  Bupati Sukabumi telah menetapkan masa tanggap darurat selama tujuh hari terhitung sejak 31 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019.

"892 personil gabungan telah dikerahkan dari BPBD Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Sukabumi, TNI, Polri, Basarnas, aparat setempat, relawan, dan masyarakat melakukan kegiatan pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban," tandas Sutopo.

 

Identifikasi Korban

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan telah berhasil mengidentifikasi sebelas korban meninggal dunia akibat longsor di Kampung Cimapag, Desa Sinarmesi, Kecamatan Cisolok, Sukabumi.

 “Kesebelas jenazah sudah teridentifikasi, sementara yang berhasil dievakuasi saat ini berada di tempat pengungsian SD Cimapag,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (2/1).

Saat ini, kata Dedi, proses evakuasi korban longsor masih terus dilakukan oleh tim SAR dari BPBD dibantu oleh personel Polres Sukabumi yang diback up oleh Brimob dan Sabhara Polda Jawa Barat dan Kodim 0622 Sukabumi lantaran sejauh ini tercatat masih ada 25 korban yang belum berhasil diketemukan.

Dedi menambahkan, tim DVI Polda Jawa Barat yang terdiri dari tiga dokter dan lima tenaga medis diterjunkan untuk memudahkan proses identifikasi terhadap korban. Selain itu, satu satuan setingkat pleton untuk membantu proses pencarian korban.

Berikut kesebelas identitas jenazah korban longsor Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat.

Hendra alias Jubed, laki-laki (38), Sasa, perempuan (4), Ukiat, laki-laki (56), Riska, perempuan (27), Rita, Perempuan (15), Yanti, Perempuan (38), Ahudi, Laki-laki (60), Elan, Perempuan (balita umur 3 bulan), Suryani, Perempuan (35), Jumahdi, Laki-laki (47) dan Yami, Perempuan (26).

 

Pasokan BBM Aman

PT Pertamina (Persero) memastikan arus distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji tidak terganggu pasca longsor.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III Dewi Sri Utami mengungkapkan, terdapat 1 SPBU di Kecamatan Cisolok yakni SPBU Coco Cisolok 31.43301 yang terletak sekitar 30 kilometer dari lokasi longsor.

"Kami turut prihatin atas kejadian longsor Sukabumi. Untuk penyaluran ke SPBU-SPBU di kawasan Pelabuhan Ratu sampai dengan Cisolok tidak mengalami gangguan terkait kejadian longsor tersebut," kata Dewi, Rabu (2/1/2019).

Dewi menambahkan, operasional 13 pangkalan LPG yang berada di Kecamatan Cisolok, Sukabumi pun tidak terkendala. Adapun konsumsi LPG 3 kg rata-rata mencapai 1.000 tabung per hari.

"Sejak hari pertama tahun 2019, Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) dan agen di Sukabumi beroperasi normal," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur sekitar Desa Sirnaresmi menyebabkan aliran permukaan di areal hutan dan persawahan.

Jenuhnya air menyebabkan longsor perbukitan dan materialnya meluncur menuruni lereng kemudian menimbun sekitar 34 rumah kampung adat bagian bawahnya yaitu di Kampung Cimapag, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi pada Senin (31/12/2018) pukul 17.00 WIB.(rmo/det/tri/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>