Ruang Kerja Bupati Pamekasan Terbakar

Selasa, 19 Desember 2017  19:58

Ruang Kerja Bupati Pamekasan Terbakar

Ruang kerja bupati Pamekasan yang terbakar, diduga karena korsleting jaringan listrik.

PAMEKASAN (BM) – Rumah Dinas Bupati Pamekasan non aktif Achmad Syafii, Selasa (19/12/2017) terbakar.  Kebakaran terjadi di kamar khusus Bupati Syafii bekerja dan tempat penyimpanan berkas-berkasnya, saat sebelum menjadi terpidana kasus suap dana desa. Meski tak membakar seluruh gedung, namun peristiwa itu menghanguskan sejumlah dokumen penting yang tersimpan di ruangan tersebut.

"Kejadiannya tadi siang sekitar pukul 12.30 WIB," kata Akhmat Muzammil petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Selasa (19/12/2017) sore.

Ia menjelaskan, kebakaran ruang kerja Bupati Pamekasan yang terletak di teras Peringgitan Pendopo Ronggosukowati itu, diketahui petugas setelah ada kepulan asap dari dalam ruangan.

Saat itu, petugas yang sedang piket di depan pendopo langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar), dan sebagian diantara mendobrak pintu ruangan. "Karena ruang kerja ini kan sudah lama tidak ditempati," ujar Muzammil.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan petugas, kebakaran terjadi akibat sambungan arus pendek listrik.

Muzammil menuturkan, ruang kerja Bupati Pamekasan sudah tidak difungsikan sekitar empat bulan lalu, sejak yang bersangkutan diproses hukum oleh KPK karena kasus dugaan suap korupsi dana desa.

"Tidak ada korban jiwa, hanya dokumen penting yang tersimpan di dalam ruang kerja bupati hangus," ucap Muzammil.

Ruang kerja bupati di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan itu biasa ditempati Bupati Nonaktif Ahmad Syafii yang saat ini ditahan di Lapas Medaeng Surabaya, karena dugaan korupsi dana desa.

Beberapa berkas yang terbakar di ruangan itu diantaranya berkas yang berkaitan dengan kasus yang menjerang Ahmad Syafii.

Kasus kebakaran ruang kerja bupati ini, sempat menimbulkan polemik di kalangan masyarakat karena adanya unsur kesengajaan, akan tetapi petugas Satpol-PP yang bertugas di Pendopo Pemkab Pamekasan memastikan, kebakaran itu, murni karena kecelakaan, bukan karena adanya unsur kesengajaan.

Rumah dinas bupati sudah tidak ditempati sejak Syafii ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tanggal 2 Agustus 2017.

Syafii sudah divonis Pengadilan Tipikor Surabaya, Senin (18/12/2017), setelah terbukti bersalah melakukan gratifikasi pada kasus pengamanan penyelewengan dana Desa Dassok kepada Rudi Indra Prasetya, Kepala Kejari Pamekasan.

Syafii juga dikenai denda Rp 250 juta, berdasarkan Pasal 5 ayat 1 huruf a dan b Undang-Undang tentang Tipikor. (ssn/kom/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>