Banyuwangi Bakal Punya Wisata Marina Berkelas Internasional

Selasa, 22 November 2016  19:38

Banyuwangi Bakal Punya Wisata Marina Berkelas Internasional

Pembangunan yang diperuntukkan sebagai kawasan Boom Marina di Banyuwangi saat ini terus dikebut.

BANYUWANGI (BM) - Pelindo Properti Indonesia (PPI) menargetkan Boom Marina Banyuwangi bisa beroperasi penuh sebagai pusat wisata kelas internasional pada 2020.
 
Marina bertaraf internasional tersebut, nantinya akan menjadi destinasi wisata bahari yang terintegrasi antara Banyuwangi, Bali, dan Labuan Bajo. Nilai investasinya ditaksir mencapai Rp 720 miliar, dengan luas tanah 48,5 hektare.
 
Nurilma Septanti, Supervisor Marketing PPI untuk pengembangan Boom Marina Banyuwangi mengatakan, saat ini pembangunan sudah 10 persen mulai pemetaan lokasi. Untuk pembangunan dinding penahan tanah, pembuatan alur masuk kolam marina, pendalaman kolam marina, pembangunan hotel dan resort akan dikerjakan kemudian.
 
"Hadirnya Boom Marina Banyuwangi kami harapkan juga berdampak pada penduduk yang mayoritas nelayan. Kami juga kerjasama dengan kementerian perikanan," ujarnya.
 
Nurilma mengatakan, jika Boom Marina Banyuwangi jadi kawasan wisata, maka para wisatawan bisa mencari oleh-oleh yang diolah langsung oleh nelayan. Di kawasan ini juga akan dibangunkan Tempat Pelelangan Ikan (TPI). "Selain itu, harapan kami ada pusat souvernir dan pusat perikanan di sini," katanya.
 
Yang membedakan dengan pusat wisata di Bali, Banyuwangi mampu menghadirkan wisata bahari yang lebih berbeda. Boom Marina Banyuwangi ini nantinya akan terintegrasi dan akan mengundang banyak wisatawan asing untuk melihat keindahan Banyuwangi.
 
"Banyuwangi punya Blue Fire di kawah Ijen, ini hanya ada dua di dunia, yaitu di Islandia dan Banyuwangi. Kemudian Pantai Plengkung yang ombaknya terbesar, bagus untuk surfing. Kami yakin bisa setara dengan Bali," katanya. (ant/udi)
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>