Kapal Pesiar Wisatawan Asing Singgah di Surabaya
Para turis asing belanja di Pasar Bunga, Jln Kayoon. (BM/IST)
By: harun
23 Jan 2019 14:04
 
 

 

SURABAYA (BM) - Teror bom di Surabaya pada Mei 2018 lalu, tidak menyurutkan tingkat kunjungan wisatawan asing ke Kota Surabaya.

 

Sebagaimana pernyataan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menampilkan ragam penghargaan yang diraih sepanjang 2018 di halaman Balai Kota beberapa waktu lalu bahwa indeks wisata Kota Surabaya menjadi yang tertinggi di Indonesia.

Dan pernyataan tersebut bukan isapan jempol, pasalnya, hal ini dibuktikan kedatangan kapal pesiar MS Maasdam yang berlabuh di Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Rabu (23/1/2019) Pagi.

 

MS Maasdam ini membawa ratusan turis asal Amerika Serikat, Kanada, Prancis dan Australia. Ada pula yang berasal dari Inggris, Selandia baru, Belanda, Israel dan Jerman.

Sebelumnya, Cruise yang memiliki panjang 220 meter dengan tonase 55.575 gross ton (GT) yang membawa 1.218 penumpang dan 570 awak ini singgah di Pelabuhan Celukan Bawang, Bali dan Makassar.

 

Kemudian, kapal yang dioperatori oleh Holland America Line ini singgah di Kota Pahlawan untuk mengunjungi beberapa destinasi wisata kota, diantaranya House of Sampoerna, Pura Jagat Karana, Monumen Kapal Selam (Monkasel), Hotel Majapahit, Patung Joko Dolog dan Pasar Bunga Kayoon.

Perlu diketahui bahwa MS Maasdam ini menjadi kedatangan kapal pesiar yang kedua, setelah 15 Januari lalu bersandar Genting Dream Cruise yang membawa ratusan turis asal Vietnam, Belgia, Jepang dan Malaysia.

 

“Ini kami juga sedang bersiap untuk menerima kedatangan tiga kapal pesiar lagi di bulan Februari dan Maret mendatang,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya Antiek Sugiharti.

Menurutnya, Kota Surabaya menjadi jujukan wisatawan asing bukan karena wisata alam, melainkan heritage nya. Namun sementara ini para wisatawan asing itu sifatnya singgah.

“Nah, kami sedang menggagas upaya, bagaimana agar para turis itu tidak lagi half day, tetapi over night,” terusnya.

Diungkapkan Antiek, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Surabaya setiap tahun selalu bertambah.

 

Tahun 2017 misalnya, terdata sekitar 18 juta, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan asing yang datang. Jumlah ini kemudian naik di tahun 2018 menjadi 36 juta wisatawan.

Dirinya yakin jumlah ini akan semakin naik di tahun ini. Alasannya Pemkot Surabaya telah melakukan sejumlah gebrakan di bidang pariwisata. Misalnya, memperbanyak festival budaya dan mempercantik kawasan kota lama sebagai kawasan heritage.

“Tapi wisatawan nusantara memang masih mendominasi, persentasenya sekitar 60-70 persen. Lebih banyak dibandingkan wisatawan mancanegara,” pungkas Antiek. (har)


Create Account



Log In Your Account