Bawaslu Kembali Temukan 52 WNA Masuk DPT

Rabu, 13 Maret 2019  17:21

Bawaslu Kembali Temukan 52 WNA Masuk DPT

M Afifudin

Jakarta (BM) - Bawaslu kembali menemukan 52 WNA pemegang e-KTP tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dengan adanya pertambahan ini, total temuan menjadi 210 data.

"Iya (ada penambahan) pokoknya totalnya 210, awalnya 158 sekarang jadi 210 penambahan 52," ujar anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin di kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019).

Afif mengatakan saat ini data tersebut tengah disisir dan dicocokkan bersama KPU dan Dukcapil. Menurutnya, tidak semua data dari Bawaslu sama dengan 101 data yang telah dicoret oleh KPU.

"Kita duduk bareng, jadi termasuk data kita yang pernah kita rilis, itu tidak semuanya ada di 101 atau 103-nya KPU. Artinya, potensi ini bisa bertambah," tuturnya.

"Pengecekan ini dilakukan, yang penting bagaimana data WNA tersebut apakah masuk 101 atau tidak ini dibersihkan. Itu yang dari kemarin dari sore sampai magrib, jajaran tim teknis kita sudah bertemu dengan Dukcapil, ke KPU," sambungnya.

Afif mengatakan data e-KTP WNA yang ditemukan berdasarkan hasil verifikasi faktual. Kemudian data ini dicocokkan untuk dibersihkan dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu.

"Kita temukan faktualnyam karena DPT inikan sifatnya faktual, tidak data-data yang ada di laptop atau komputer. Data tersebut masih bisa salah ketika misalnya tidak dilakukan verifikasi, kemudian itu dibawa ke forum bersama untuk dibersihkan. Bawaslu, Dukcapil dan KPU punya forum bersama untuk membersihkan data data orang TMS," kata Afif.

Sebelumnya, Bawaslu melakukan pengecekan terkait data e-KTP WNA yang tercatat dalam DPT. Tercatat sebanyak 158 data e-KTP WNA yang masuk DPT.

"Melakukan penelitian faktual lebih lanjut tentang potensi WNA masuk DPT ini, hingga 8 Maret 2019, terdapat 158 orang yang berstatus WNA diduga masuk dalam DPT," ujar anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin (8/3).

Berdasarkan data Bawaslu, 158 data WNA ini tersebar di 15 provinsi. Dengan jumlah terbanyak berada di Jawa Timur, yakni 37 orang.

 

Coret 370 WNA dari DPT

Sementara itu, KPU masih melakukan penyisiran data e-KTP WNA dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. KPU mengatakan total saat ini terdapat 370 data WNA yang telah dicoret.

"Iya total WNA yang dicoret saat ini 370, update sampai kemarin malam," ujar komisioner KPU Viryan Aziz saat dihubungi, Rabu (13/3/2019).

Sebelumnya KPU telah mencoret 174 data e-KTP WNA dari DPT. Viryan mengatakan jumlah ini bertambah dari hasil penelusuran KPU bersama Bawaslu dan Dukcapil.

"Hasil kerja tim teknis KPU, Bawaslu dan Dukcapil," kata Viryan.

Berdasarkan data KPU, jumlah WNA yang dicoret terdapat di 19 provinsi. Dengan data terbanyak terdapat pada provinsi Jawa Barat sebanyak 86 WNA dan Bali 74 WNA.

Berikut data KPU terkait sebaran 370 WNA yang Dicoret dari DPT,:

Bali: 74, Banten: 14, DIY: 24, DKI Jakarta: 76 , Jambi: 1, Jawa Barat: 86, Jawa Tengah: 31, Jawa Timur: 41, Kalimantan Barat: 2

Kalimantan Selatan: 1, Kalimantan Timur: 2, Kepulauan Bangka Belitung: 1, Kepulan Riau: 2, Lampung: 1, Nusa Tenggara Barat: 6, Nusa Tenggara Timur: 2, Sulawesi Selatan: 1, Sulawesi Utara: 2, Sulawesi Barat: 3. (det/tit)

 

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>