Gempa Sapudi, 246 Rumah Alami Kerusakan

Kamis, 11 Oktober 2018  18:40

Gempa Sapudi, 246 Rumah Alami Kerusakan

Gubernur Jawa Timur Dr H Soekarwo

SURABAYA (BM) – Setiba di Surabaya, setelah menengok korban gempa di pulau Sapudi, Gurbernur JawaTimur Dr H Soekarwo atau yang biasa disapa Pakde Karwo langsung menemui rekan wartawan yang sudah menunggu di Kantor Gubernuran Jawa Timur Jl. Pahlawan 110 Surabaya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Pakde Karwo langsung menceritakan kondisi tanah yang terkena gempa. “Ada 3 korban meninggal dunia dan 27 orang luka berat. Untuk keluarga korban meninggal akan diberikan santunan dan juga merupakan tanggung jawab Pemprov Jatim, ” terangnya pada awak media, Kamis (11/10) sore.   

 

Pakde Karwo juga mengatakan bahwa bencana alam seperti gunung meletus dan gempa memang tidak dapat diprediksi. Jadi, memang ada baiknya untuk ke depan disiapkan anggaran khusus atau anggaran tersendiri agar dapat membantu pembiayaan untuk bencana tak terduga seperti ini.

 

Lanjutnya, semua rumah yang rusak akibat gempa  di Pulau Sapudi, Kab. Sumenep akan menjadi tanggung jawab Pemprov Jatim.  Hingga saat ini ada sekitar 246 rumah yang mengalami kerusakan.

 

“Semua masyarakat tidak perlu khawatir, karena semua kerusakan akan menjadi tanggung jawab Pemprov Jatim,” ujar Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim.

 

Pemprov Jatim juga bekerjasama dengan TNI dan Polri dalam menangani masyarakat yang menjadi korban gempa bumi di Pulau Sapudi, khususnya dalam rangka memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan, dan menangani korban yang terluka. Untuk memperbaiki rumah yang rusak harus dilakukan pemetaan terlebih dahulu, yaitu rusak berat, sedang dan ringan. Kemudian baru bisa dilakukan tindakan perbaikan. Skema seperti ini, sudah pernah dilakukan sebelumnya salah satunya saat terjadi bencana erupsi Gunung Kelud.

 

“Saat ini Angkatan Darat sedang menghitung kerugian berat dan menengah. Pemprov Jatim bekerjasama dengan TNI dan POLRI,” jelasnya.

 

Pemprov Jatim juga akan memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat yang menjadi korban akibat gempa. Semua korban akan menjadi tanggung jawab Pemprov Jatim. Sedangkan bagi yang meninggalakan diberikan santunan.

 

Pakde Karwo menambahkan,pihaknya juga mengirimkan dokter dari Sumenep ke Pulau Sapudi. Para dokter juga dibekali dengan obat – obatan. Selain itu, juga telah dipersiapkan tenda darurat dan klinik kesehatan oleh Pangdam V Brawijaya untuk menampung korban gempa bumi. ”Apabila perlu penanganan operasi, misal cedera tulang dan bedah ringan, maka para korban tidak perlu dibawa ke Sumenep tapi langsung ditangani oleh dokter,” tambahnya.

 

Di tempat yang berbeda, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menjelaskan, pihaknya mengirim 50 angggotanya yang terdiri dari brimob dan Sabara. Kapolda Jatim juga memuji kepedulian para masyarakat Pulau Sapudi, dimana warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah, para tetangga siap untuk menampungnya.

 

”Kami juga menyiapkan tenda darurat untuk tempat tinggal sementara yang dibangun di lapangan. Meskipun terjadi gempa,  kondisi di Pulau Sapudi terpantau kondusif” ujarnya. (Era)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>