Pemuda Muhammadiyah Punya 3 Pilar

Kamis, 14 Maret 2019  16:25

Pemuda Muhammadiyah Punya 3 Pilar
SURABAYA (BM) - Jika sebelumnya banyak orang yang beranggapan bahwa dunia politik hanya boleh diikuti dan diperankan oleh generasi tua saja, nah hal ini tidaklah benar. Karena dewasa ini, semakin sering ditemui bermunculan generasi muda yang semakin kritis dan siap ikut membantu dan terjun di dunia politik. Ya, karena suara anak muda pun sangat diperlukan untuk meningkatkan kemajuan bangsa. 

"Banyak hal yang akan dibicarakan baik terkait sinergisitas dan hal-hal ke depan apa yang perlu dilakukan pemuda. Tujuan kami mengadakan acara ini yaitu agar lebih dekat dengan teman-teman media karena tak kenal maka tak sayang," ungkap Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jatim Dikky Syadqomullah saat mengundang silahturahi insan pers di Hotel Majapahit, Kamis (14/3). 

Lanjut Dikky, media adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang tidak pernah muncul. Sedangkan terkait Pemuda Muhammadiyah telah melakukan musyawarah wilayah se Jawa Timur dan melakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. 

"Kami ingin pelantikan pengurus tidak merepotkan dan ibu Gubernur juga mengatakan bahwa Grahadi adalah rumah kita semua dan terkait pelantikan diminta untuk dilakukan di Grahadi saja. Insha Allah, nanti kita pelantikan tanggal 20 Maret 2019," lanjut Dikky. 

Pemuda Muhammadiyah pada periode 2018-2022 mengangkat ide yang diwacanakan dan dengan langkah-langkah yang sangat cepat. Ada tiga pilar yang memang harus disiapkan yaitu intelektual/ilmu supaya Pemuda Muhammadiyah atau pemuda di Jawa Timur ini harus berilmu tinggi. Sehingga dengan berilmu tidak gampang terpancing hoax dan sebagainya. Karena literasinya juga betul-betul kuat. Dan ini menjadi ukuran pemuda untuk menjadi pemimpin.

"Kemudian yang kedua yaitu dakwah. Kami mencoba bagaimana dakwah bahwa kita ini untuk masyarakat dengan beberapa hal diantaranya lembaga bantuan hukum, bisa mendampingi warga Jawa Timur," terangnya.

Jawa Timur adalah kota religi sesuai dengan agama masing-masing. Pilar ketiga yaitu ekonomi. Pemuda Muhammadiyah ingin mandiri sehingga demografi di usia muda yang banyak maka pemuda Jawa Timur diharapkan tidka menjadi pengangguran dan punya keterampilan khusus dan perekonomian baik. Sehingga Jawa Timur bisa memiliki nilai plus tidak hanya di lokal tapi juga kancah internasional. (Era)    

 


 
 
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>