Prabowo Hadiri Deklarasi Edy-Ijek di Medan

Minggu, 07 Januari 2018  17:33

Prabowo Hadiri Deklarasi Edy-Ijek di Medan

Edy Rahmayadi

Medan (BM) - Tiga pucuk pimpinan parpol berkumpul di acara deklarasi pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah di Pilgub Sumut. Sementara, dua lainnya tidak hadir dan diwakilkan.

Mereka yang hadir yakni Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Presiden PKS Sohibul Iman dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. Sementara, utusan PAN, Eddy Soeparno dan dari NasDem pengurus dari Sumut, Ali Umri.

"Saya merasa perlu datang ke sini menyatakan dukungan saya sepenuhnya mendukung Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah. Saya benar-benar kenal beliau (Edy) sewaktu masih muda. Beliau menunjukkan prestasi, semangat, dedikasi dan keberanian di lapangan," kata Prabowo, di lokasi, Minggu (7/1/2018).

Menurutnya, Sumut butuh pemimpin yang benar-benat tegas dan mencintai rakyat. Prabowo juga meminta kepada jajaran Gerindra Sumut untuk mendukung Edy-Ijeck.

Sementara itu, Airlangga juga menyatakan dukungannya untuk mendukung Edy-Ijeck. Jika terpilih nantinya, ia mengingkan harga sembako murah hingga lapangan pekerjaan mudah.

"Apakah saudara menginginkan sembako murah?. Apakah saudara memerlukan lapangan pekerjaan?. Apakah saudara perlu rumah murah?" kata Airlangga kepada relawan yang hadir.

Relawan yang hadir kemudian menyambut tepuk tangan dan menyatakan perlu.

"Itu tiga hal pesan dari Partai Golkar," ujarnya.

Sementara itu, Edy Rahmayadi menyampaikan terima kasih kepada relawan dan pengurus partai yang sudah hadir dalam deklarasi ini. Jika terpilih nantinya, ia menyampaikan akan menjalankan amanah yang telah diberikan.

"Pertanda Sumut akan lebih bermartabat. Dengan didukung 5 partai, ini (harus) dipertanggung jawabkan. Kami akan menjalankan amanah ini dengan baik untuk membenahi Sumatera Utara," kata Edy.

 

Calon PDI-P

 Sementara itu, di Sumatera Utara ini, PDI Perjuangan resmi mengusung Djarot Saiful Hidayat sebagai calon gubernur,  dipasangkan dengan Sihar Sitorus sebagai calon wakil gubernur.

"Saya minta Pak Djarot karena saya sudah putar otak. Dia sudah berdedikasi, tapi karena politik, sepertinya jadi sangat tidak berguna. Jadi saya putar otak lah, coba kalau Sumut bagaimana ya, karena animo juga besar," kata Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di kantor DPP PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (7/1/2018).

Menurut Mega, pemilihan Djarot sebagai calon gubernur Sumatera Utara mendapat respons positif dari berbagai pihak. Mega merasa Djarot cukup berprestasi, khususnya setelah memimpin DKI Jakarta.

Sementara itu, Sihar dinilai cukup memiliki kapabilitas sebagai calon wakil gubernur. Dia merupakan pemilik gelar doktor dari Manchester Bussiness School.

Sejak 2014, Sihar menjadi simpatisan PDI Perjuangan. Ia kemudian menjadi salah satu juru kampanye dan kemudian tim ahli di PDI Perjuangan. (det/kom/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>