Survey SSC, Puncak Popularitas KIP 97%, GI 96,8%

Sabtu, 23 Juni 2018  12:06

Survey SSC, Puncak Popularitas KIP 97%, GI 96,8%

SURABAYA (BM) – Lembaga Riset Surabaya Survey Center (SSC) kembali menggelar Jumpa Pers terkait hasil survey terbaru jelang Pilgub Jatim 2018. Dari riset Surabaya Survey Center (SSC) bulan juni 2018, menyebutkan bahwa puncak popularitas Khofifah Indar Parawansa (KIP) dan Gus Ipul (GI) sudah menyentuh puncak popularitas. KIP sudah meraih 97% dan Gus ipul 96,8% sedangkan untuk akseptabilitas KIP meraih 89,9% dan Gus Ipul 85,3%.

“Logika politik, seseorang yang sudah menyentuh popularitas 90 persen lebih itu sudah puncak popularitasnya. Karena tidak mungkin seseorang akan populer 100 persen, apalagi wilayah jawa timur yang sangat luas, sangat mustahil semua masyarakat jatim mengenalnya,” terang Direktur Utama SSC, Mochtar W. Oetomo, Jum’at (22/6) di Hotel Yello Jl Raya Jemursari Surabaya.

Lanjut Mochtar, raihan suara dari kedua pasangan calon (paslon) tinggal berharap dari calon wakil gubernur. Siapa diantara kedua calon wakil gubernur yang mampu merebut simpati publik jatim dialah yang akan memenangkan Pilgub jatim nanti.

Sementara popularitas dua calon wakil gubernur dari hasil survei SSC, Emil Dardak meraih 69,8% dan Puti Guntur Soekarno 58,6% sedangkan akseptabilitas Emil Dardak 58,9% dan Puti Guntur Soekarno 48,5%. Dari hasil survei SSC, baik Emil maupun Puti perlu meningkatkat pupolaritas dan akseptabilitasnya untuk meningkatkan perolehan dalam pilgub nanti.

Survei dengan metode multistage random sampling ini dilakukan pada tgl 04 -13 Juni 2018 di 38 kabupaten/kota di Jatim. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan margin of error +/-3%, level of confidence 95% dan jumlah sampel 1.070 responden. Sebagai bentuk kendali mutu, survei ini di lengkapi dengan spot check, callback hingga intensive control.

“Masih ada 10,7% yang belum menentukan pilihan akan menjadi komoditas yang sangat penting dan menentukan di saat 5 hari terakhir ini. Maka tim pemenangan dari paslon harus membuat, mengatur, merevisi strateginya untuk bisa merebut 10,7%. Semua katagori sosial bisa terjaring tidak hanya dari agama, etnik tapi juga dari sisi gender, umum dan pekerjaan pasti terwakili berdasarkan komposisi, pasti ada penyesuaian,” ungkap Mochtar.

Suara NU terbagi dan unggul pada paslon nomer urut 1. Selama ini, klaim tentang suara NU didominasi oleh Paslon nomer 2. Yang sering klaim didukung oleh kyai-kyai senior bahkan didukung oleh beberpa struktur yang didukung dalam PBNU. Nyatanya suara NU terbelah, bahkan pada survey kita lebih banyak ke Khofifah.

“Jadi jika mengharapkan suara NU tidak akan tercapai,” pesan Mochtar.

Sementara itu, tren peningkatan elektabilitas pada pasangan GI-Puti sebesar 2,9% dari perolehan 39,2% meningkat 42,1% dalam kurun waktu yang sama. Disisi lain peningkatan elektabilitas kedua paslon berdampak positif pada tingkat pastisipasi publik jatim dalam pilgub 2018. Hal ini terlihat dari undecided voters yang mengalami penurunan cukup signifikan, yakni dari 19,7% pada bulan April 2018 lalu menjadi 10,7% pada bulan Juni 2018.

“Melihat tren diatas menjadi kabar yang menggembirakan dalam perkembangan demokrasi di jatim. Karena tingkat ketertarikan masyarakat Jawa Timur dalam partisipasi Pilgub Jatim mulai meningkat dari hari kehari. Jika angka undecided voters ini bisa terus menurun, maka angka golput pada pilgub juni ini akan semakin kecil” ungkap Moh. Edy Marzuki, Direktur riset SSC.

Selanjutnya menurut dosen Universitas Yudharta ini, peningkatan yang cukup signifikan diperoleh pasangan KIP-Emil cukup mengejutkan hingga naik 6,1% dari periode April 2018.

Survei dengan metode multistage random sampling ini dilakukan pada tgl 04 -13 Juni 2018 di 38 kabupaten/kota di Jatim. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan margin of error +/-3%, level of confidence 95% dan jumlah sampel 1.070 responden.(Era)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>