Baznas dan Pemkab Probolinggo Santuni 1200 Anak Yatim
Bupati Probolinggo saat memasangkan Tas Pada Anak Yatim. (BM/Saifullah)
By: masip
10 Sept 2019 14:53
 
 
PROBOLINGGO (BM) – Momentum peringatan 10 Muharram 1441 Hijriah membawa berkah tersendiri bagi 1.200 anak yatim piatu di Kabupaten Probolinggo. Mereka mendapatkan santunan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo, Selasa (10/9/2019).
 
Pemberian santunan yang digelar di Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE dan perwakilan Forkopimda, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Probolinggo Sumarmi Rasit, Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH Munir Kholili, perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo dan Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzammil.
 
Hadir pula Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, Kabag Administrasi Kesra Setda Kabupaten Probolinggo Didik Abdul Rohim, sejumlah Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkab Probolinggo, Forkopimka Kraksaan serta sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kabupaten Probolinggo.
 
Santunan yang diberikan berupa tas sekolah lengkap dengan alat tulisnya dan uang masing-masing sebesar Rp 50 ribu. Tidak sebatas memberikan bantuan, dalam kesempatan tersebut Bupati Tantri, perwakilan Forkopimda dan Sekda Soeparwiyono juga mengusap rambut anak-anak yatim piatu sebagaimana anjuran Rasulullah SAW.
 
Dalam kesempatan tersebut Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE banyak berdialog dengan para anak yatim piatu. Satu persatu anak yatim diberi pertanyaan dan langsung diberi hadiah. Berbagai pertanyaan disampaikan kepada para anak yatim mulai dari peringatan 10 Muharram 1441 Hijriyah, jumlah rokaat sholat dalam sehari dan lain sebagainya.
 
Bupati Tantri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Probolinggo yang telah menginisiasi kegiatan peringatan 10 Muharram dan istiqomah dilakukan setiap tahun hanya ingin mengingatkan kepada semuanya tentang bulan Muharram.
 
“Marilah kita isi dan kita manfaatkan sebaik mungkin bulan Muharram untuk memastikan bahwa kita khususnya memberikan perhatian kepada anak yatim piatu. Yang lebih penting dari itu adalah bentuk perhatian dan kasih sayang kepada semuanya,” katanya.
 
Bulan Muharram ini jelas Bupati Tantri mengingatkan baginya secara pribadi dan semuanya untuk terus mempererat tali silaturahim antar saudara, tetangga kanan-kiri, teman sejawat dan teman kantor sebuah tradisi yang mulai dahulu selalu dilaksanakan oleh para pendahulu dan diteruskan oleh para orang tua berupa tradisi membuat bubur Suro (Tajin As-Syura).
 
“Selanjutnya bubur Suro ini dibagikan kepada saudara dan tetangga kanan dan kiri. Berkah dari kegiatan ini, mari kita hidupkan kembali budaya itu bukan pada buburnya tetapi pada letak silaturahim dan menjaga ukhuwah kita dengan saudara dan tetangga kanan-kiri. Manfaatkan bulan Muharram ini untuk menabur kebaikan bagi sesama,” pungkasnya. 
 
Terpisah, Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzammil mengatakan bahwa santunan ini diberikan kepada 1.200 anak yatim piatu yang berasal dari 24 kecamatan, yayasan dan pondok pesantren serta organisasi kemasyarakatan (NU, Muhammadiyah dan Al Irsyad) di Kabupaten Probolinggo.
 
“Pemberian santunan kepada ribuan anak yatim ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan dengan anak yatim di bulan Muharram yang merupakan bulannya anak yatim. Mudah-mudahan santunan ini bisa memberikan manfaat dan sedikit membantu memenuhi kebutuhan anak yatim di Kabupaten Probolinggo,” harapnya. (sip)

Create Account



Log In Your Account