Di Kaki Gunung Tugel Kapolres Fadly Kunjungi Juara Muay Thai

Kamis, 19 Juli 2018  12:04

Di Kaki Gunung Tugel Kapolres Fadly Kunjungi Juara Muay Thai

Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad memberikan Motivasi pada Andika (BM/Saifullah)

PROBOLINGGO  (BM) -  Satu lagi atlet berprestasi membanggakan yang hilang dari perhatian. Atlet ini dari olah raga Muay Thai dari Kabupaten Probolinggo. Meski rumahnya dipelosok desa, remaja 19 tahun ini merupakan juara nasional Muay Thai.
 
Bahkan, Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad mendatangi rumahnya yang berada di bawah pegunungan.
 
Untuk menuju rumah sang juara, di Desa Gunung Tugel, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, harus melewati jalan yang rusak berat. Rumah di tengah keterbatasan ini tidak menyurutkan Andika untuk berprestasi, khususnya di olah raga Muay Thai.
 
Andika merupakan peraih juara nasional cabang olah raga Muay Thai kelas 43 kilo gram mewakili Jawa Timur. Bahkan tidak hanya itu, anak ke dua dari pasangan suami istri Sahab dan Murti ini mempunyai sederetan prestasi dan belasan medali.
 
Pekerjaan orang tua Andika hanya sebagai buruh tani. Ayahnya setiap hari mencari rumput untuk pakan sapi yang titipkan warga padanya. Sedangkan ibu berjualan sayur keliling dari desa satu ke desa yang lain.
 
Menurut ibu Andika Murti, karena tidak ada biaya, Andika terus mencari akal agar dapat melanjutkan sekolah SMA. Maka dari prestasinya itu, Andika bisa memperoleh beasiswa jalur prestasi atlit Muay Thai.
 
“Saya tidak punya uang, sebab hanya jualan ikan asin dan trasi ditambah minyak goreng curah, harapan saya, pemerintah bisa dibantu prestasi andika” kata  Murti ibu Andika
 
Sementara itu menurut Andika, juara nasional Muay Thai, jika berlatih harus naik bus menuju Kota Pasuruan. Namun dia tetap semangat untuk terus berprestasi.
 
Dijelaskan Andika, jika tidak adanya kejuaraan “Muaythai” untuk “Asian games” , lantaran minimnya prestasi atlit Indonesia untuk olah raga itu, saat “Sea Games” di Malaysia 2017 lalu.
 
“Meski saya tidak diikutkan dalam ‘Asian Games’ mendatang, tapi saya harap pemerintah tetap membuka kejuaraan “Muaythai” , agar teman – teman atlit yang lain bisa unjuk gigi pada kejuaraan Se-Asia itu. Setidaknya negara lain bisa tahu, jika Indonesia juga punya atlit “Muaythai,” tandasnya. 
 
Sementara itu, Kapolres Probolinggo memberikan motivasi pada Andika supaya untuk mempertahankan kejuaraanya tersebut.
 
"Terus melangkah dan pertahankan prestasimu. Saya (Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad) bangga padamu Nak,"ungkapnya.

 
Selain itu, Kapolres juga memberikan Tali Asih dan sejumlah Sembako pada Andika.
"Ini semoga bisa bermanfaat bagi Andika. Ingat pesan saya supaya terus berkreasi jangan pantang menyerah,"pungkas AKBP Fadly Samad. (sip)
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>