PKL Liar Pasar Buah Semampir Probolinggo Ditertibkan

Senin, 29 Januari 2018  23:10

PKL Liar Pasar Buah Semampir Probolinggo Ditertibkan
PROBOLINGGO (BM) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo, Senin (29/1) melakukan penertiban terhadap para PKL liar di Pasar Buah Semampir, Kota Kraksaan.

Penertiban ini dilakukan karena selama ini, para PKL tersebut tidak menempati bedaknya dan memiliki berjualan di bahu jalan. Tentunya, ini sangat membahayakan baik bagi pedagang maupun pembeli karena jaraknya sangat dekat dengan jalan raya.

Tidak hanya sekadar menertibkan PKL agar kembali ke dalam bedaknya, dalam kesempatan itu juga dilakukan pemotongan dahan-dahan pohon yang menghalangi pandangan bedak Pasar Buah Semampir. Sehingga keberadaan pasar ini bisa terlihat dari jalan raya.

“Penertiban ini kami lakukan sesuai dengan hasil kesepakatan rapat hari Jumat kemarin. Dimana saya dan beberapa OPD terkait sudah melakukan dialog dengan para PKL Pasar Buah Semampir. Intinya, selama tiga hari mereka mau memindahkan dagangannya ke dalam bedaknya,” kata Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi.

Dalam proses penertiban PKL Pasar Buah Semampir ini jelas Joko, pihaknya tidak akan mengambil tindakan dengan menggunakan kekerasan tetapi lebih banyak kepada tindakan persuasif. Sehingga sesuai dengan hasil kesepatan akhirnya para PKL Pasar Buah Kraksaan mau kembali ke bedaknya masing-masing.

“Secara sukarela mereka akhirnya mundur lagi ke bedaknya. Sampai saat ini masih tinggal dua yang belum pindah karena bedaknya masih diperbaiki. Tetapi hari ini mereka berjanji akan kembali ke bedaknya,” terangnya.

Terkait aspirasi para PKL yang menginginkan supaya menertibkan pedagang buah di pinggir jalan Joko menyampaikan akan segera menindaklanjutinya. Selain kurang enak dipandang, berjualan di pinggir jalan tentunya berbahaya karena dekat dengan jalan raya.

“Kami akan melakukan operasi para pedagang yang ada di jalan mulai dari Semampir hingga Kebonagung. Nantinya mereka akan ditempatkan di Pasar Buah Semampir yang masih kosong dan sisanya akan diarahkan ke depan Pasar Kebonagung. Kebetulan kami sudah melakukan koordinasi dengan Kepala Pasar Kebonagung,” tegasnya.

Sementara ini pihaknya mengaku masih akan melakukan pendataan terhadap jumlah PKL yang ada di sepanjang jalan Semampir-Kebonagung. Karena semakin hari jumlahnya semakin banyak. “Kalau tidak cepat dilakukan penertiban, tentunya nanti akan semakin sulit. Lagi pula berjualan di trotoar itu jelas tidak boleh. Karena trotoar itu khusus untuk pejalan kaki,” tambahnya. (sip/udi)
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>