Konser 'Hadapi dengan Senyuman' Batal Digelar

Selasa, 10 Maret 2019  20:41

Konser 'Hadapi dengan Senyuman' Batal Digelar

Panggung konser konser solidaritas Ahmad Dhani 'Hadapi Dengan Senyuman'.

Surabaya (BM) - Konser solidaritas Ahmad Dhani 'Hadapi Dengan Senyuman' yang rencananya berlangsung pada Minggu (10/3) malam, akhirnya tak jadi digelar. Didik Darmadi selaku Ketua panitia mengakui kesalahannya tidak mengurus izin keramaian ke Polrestabes Surabaya. Dia pun meminta maaf kepada semua pihak.

"Mohon maaf yang sangat kepada panitia dan sahabat-sahabat Dhani yang telah support konser ini dengan semangat 45. Saya dengan sangat, mohon maaf hari ini konser kita tunda," kata Didik saat menggelar jumpa pers kepada wartawan di Grand City Surabaya, Minggu (10/3/2019).

Didik bercerita awalnya konser tersebut hanyalah sebuah seni pertunjukan tanpa dihadiri Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno. Namun tiba-tiba ada kabar dari Jakarta bahwa Sandiaga memiliki waktu untuk menghadiri konser tersebut.

"Awal kita sudah rencanakan dengan baik. Awalnya Bang Sandi nggak datang. Karena jadwal padat. Izin sudah jalan," imbuh Didik.

Dengan hadirnya Sandi, pihaknya akhirnya memutuskan mengurus perizinan ke Polda Jatim. Sesuai prosedur yang mereka ketahui saat menghadirkan Capres atau Cawapres dalam sebuah acara.

"Biasanya kita izin itu yang biasanya kita lakukan kalau Bang Sandi atau Pak Prabowo datang. Langsung saja tidak melalui Polrestabes, tapi langsung ke Polda Jatim," lanjutnya.

Rupanya terkait konser solidaritas Ahmad Dhani yang akan dihadiri Sandiaga itu, panitia harus mengantongi dua surat izin sekaligus. Yakni izin keramaian dari Polrestabes Surabaya dan izin mendatangkan Cawapres dari Polda Jatim.

"Harus ada 2 izin, keramaian konser dan pendatangan capres cawapres. Kemarin saya hanya izin kedatangan cawapres. Yang izin konser tidak saya bikin karena saya kira sudah cukup izin dari Polda Jatim soal kedatangan cawapres. ternyata harus ada izin polres soal keramaian," pungkasnya.

 

Refund Mulai Besok

Bagi penonton yang hendak refund atau pengembalian uang tiket, bisa datang ke kantor penyelenggara mulai Senin (11/3/2019) besok.

"Masalah tiket saya bertanggung jawab. Mulai besok bisa direfund atau diambil langsung di kantor WIKI WAE Organizer di Giant Margorejo," kata Ketua Panitia konser solidaritas untuk Ahmad Dhani, Didik Darmadi, Minggu (10/3/2019).

Sebelumnya, Didik menyampaikan jika tiket konser yang akan menghadirkan artis-artis Republik Cinta Management (RCM) sudah terjual lebih dari 400 tiket. Bahkan Didik memperkirakan jika 1.500 tiket terjual.

Terlepas dari jumlah persis tiket yang sudah dijual, para penonton yang sudah membeli tiket seharga Rp 200 ribu harus menelan kekecewaan. Sebab, pada akhirnya konser ditunda hingga sepekan ke depan. Bahkan konser tersebut terancam batal digelar jika venue di Grand City Surabaya tersebut sudah dibooking pihak lain di pekan depan.

Konser solidaritas bertajuk "Hadapi dengan Senyuman' itu akan digelar di Grand City Surabaya pada Minggu (10/3/2019) pulul 19.00 WIB. Namun 2 jam sebelum konser digelar, ratusan aparat kepolisian dari Polrestabes Surabaya mendatangi lokasi konser untuk mempertanyakan soal perizinan.

Rupanya, panitia belum mengantongi izin penyelenggaraan konser yang rencananya akan dihadiri Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno.  

Polisi menegaskan konser solidaritas Ahmad Dhani 'Hadapi Dengan Senyuman' tidak bisa digelar karena pihak penyelenggara masih terganjal izin pelaksanaan konser. Penegasan itu sudah disampaikan ke panitia penyelenggara.

"Untuk hari ini tidak bisa dilaksanakan," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Rudi Setiawan saat berdiskusi dengan sejumlah panitia di Grand City, Minggu (10/3/2019).

Dalam diskusi itu, polisi sempat meminta surat izin penyelenggaraan konser. Panitia memang memberikan sebuah surat izin. Tetapi surat izin itu bukan surat izin penyelenggaraan konser, namun surat izin kampanye dari bawaslu.

"Kampanye sama konser itu beda. Kalau kampanye ke Bawaslu. Kalau kampanye itu kan nggak boleh menarik duit, iya to," kata Rudi.

Rudi tak ingin pihaknya disalahkan karena tidak memberikan izin konser dengan alasan kampanye. Karena dua hal itu (konser dan kampanye) adalah sesuatu yang berbeda.

"Ini harus kita luruskan, jangan sampai orang memanfaatkan. Dia buat konser, tapi dia juga buat kampanye. Kalau kampanye benar, kita ke sana (lokasi) mengamankan dari (izin) Bawaslu," jelas Rudi.

Sementara Siti Rafika, salah satu sahabat Ahmad Dhani menyebutkan, sebelumnya pihak Event Organizer (EO) telah mengatakan kepada dirinya bahwa izin sudah dikantongi. "Mereka mengatakan izin sudah dikantongi," tambahnya.

Konser solidaritas ini sedianya akan mendatangkan Cawapres Sandiaga Uno sebagai guest star. Namun karena kesibukan kampanye di beberapa tempat, Sandi tidak bisa hadir.

 

Penonton Kecewa

Konser solidaritas Ahmad Dhani 'Hadapi Dengan Senyuman' membuat banyak penonton kecewa. Mereka menyesalkan pihak panitia yang belum menyelesaikan perizinan, padahal tiket sudah dijual dan konser siap digelar.

"Harusnya panitia sportif. Ketika ini sudah diketahui untuk publik, harusnya perizinan sudah selesai. Bukan sudah diketahui untuk publik, kemudian izin masih proses. Kacau," kata salah satu penonton, Kurniawan Herlambang di Grand City Surabaya, Minggu (10/3/2019) petang.

Warga Mulyosari itu datang sejak pukul 17.30 WIB. Ia datang bersama rombongan beserta anaknya yang sudah memiliki 8 tiket untuk melihat artis-artis Republik Cinta Management (RCM).

Tentang penundaan tersebut, pria berusia 56 tahun itu baru tahu saat tiba di lokasi. Rencananya konser yang akan dimeriahkan Al Ghazali dan Dul Jaelani akan ditunda hingga sepekan ke depan.

"Baru tahu konser ini ditunda, alasannya apa. Rakyat ini selalu dirugikan. Rakyak selalu pada pihak yang dikalahkan. Tertindas," imbuh Kurniawan.

Awalnya dia meminta panitia dan pihak kepolisian untuk mengumumkan penundaan tersebut. Namun setelah tahu ada pengumuman tersebut dari kedua pihak, ia mempertanyakan kehadiran ratusan aparat yang tetap berjaga di Grand City.

"Kalau sudah ini pada menggerombol ngapain?," lanjut kurniawan.

Sama seperti Kurniawan, penonton asal Sidoarjo Ali dan Putri juga mengaku baru tahu kalau konser yang rencananya akan dihadiri oleh Capres Sandiaga Uno itu ditunda. "Saya belum tahu jika konser ditunda. Kok belum ada pengumunan kalau ditunda," kata Ali. (det/tri/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>