Mengaku Konsumsi Sabu untuk Jaga Stamina

Selasa, 26 Maret 2017  19:52

Mengaku Konsumsi Sabu untuk Jaga Stamina

Kapolres Jakarta Barat, Kombes Roycke Herrie Langie (tengah), memberikan keterangan penangkapan penyanyi dangdut Ridho Rhoma

JAKARTA (BM) – Penangkapan terhadap Ridho Rhoma menambah panjang daftar kalangan selebritis yang tersangkut kasus narkoba. Musisi Ridho Rhoma dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis sabu setelah diringkus di Hotel di wilayah Tanjung Duren, Jakarta Barat dengan barang bukti berupa 0,7 gram sabu.
 
Putra penyanyi ‘Raja Dangdut’ Rhoma Irama itu diamankan petugas kepolisian di salah satu hotel di kawasan Pesing Jakarta Barat, Sabtu (25/3) dini hari. Hingga Minggu (26/3), penyidik masih terus memeriksa intensif Ridho Rhoma guna mengungkap jaringan yang mengedarkan narkoba tersebut.
 
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Roycke Harry Langie mengungkapkan, alasan Ridho menggunakan sabu agar stamina tetap kuat lantaran terbentur banyaknya aktivitas. 
 
"Pengakuan dia menggunakan ini (sabu) karena beban kerjanya," kata Roycke.
Kendati demikian, lanjut Royke, pihaknya masih mendalami pengakuan Ridho lantaran ditakutkan alasan tersebut hanya dijadikan sebagai alibi belaka. "Keterangan sementara bisa saja berkembang," katanya.
 
Dijelaskan pula, setelah melakukan penangkapan terhadap artis dangdut Ridho Rhoma, polisi juga menangkap seorang berinisial MS (23). "Penangkapan terhadap tersangka MS merupakan hasil pengembangan setelah penangkapan RR (Ridho Rhoma),” katanya.
 
Tersangka MS diamankan polisi di sebuah apartemen di Jakarta Pusat. Dalam penangkapan itu, petugas juga mengamankan sebuah bong dan tutup botol untuk dijadikan sebagai barang bukti.
 
Ia menjelaskan, dalam kasus ini polisi juga tengah membidik satu orang yang dianggap sebagai bandar barang haram yang ditemukan bersama Ridho saat penangkapan. "Kini kami membidik lagi satu pelaku lain berinisial A yang merupakan bandar," tutupnya.
 
Ia menjelaskan, akibat perilakunya, Ridho dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 sub pasal 112 ayat 1 jo pasal 132 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 dengan ancaman kurungan di bawah 5 tahun. Sementara MS, dijerat pasal 114 sub pasal 112 Jo pasal 132 UU No 35 Tahun 2009 dengan ancaman kurungan maksimal 20 tahun penjara. (nt/det/udi)
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>