BC Juanda Gagalkan Penyelundupan 940 Gram Sabu

Kamis, 08 Februari 2018  22:45

BC Juanda Gagalkan Penyelundupan 940 Gram Sabu
SIDOARJO (BM) -  Penyelundupan narkoba jenis sabu (methamphetamine) berhasil digagalkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) Juanda. Sabu seberat 940 gram yang dibawa salah satu penumpang dan disembunyikan dalam dinding dan dasar mesin penanak nasi (rice cooker) berhasil dideteksi petugas.
 
Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) Juanda, Budi Harjanto menyatakan, petugas Bea dan Cukai mencurigai barang bawaan penumpang berinisial 'AW' (32), warga Temberu, Pamekasan, Madura yang datang dengan pesawat Air Asia (XT-8298) dengan rute penerbangan Kuala Lumpur (KUL) - Surabaya (SUB) yang mendarat di Terminal 2 (T2) Bandara Internasional Juanda pada Kamis, (25/1) lalu.
 
"Petugas curiga dengan image barang bawaannya, selanjutnya dilakukan pemeriksaan yang mendalam. Petugas mendapati bubuk kristal putih yang dibungkus plastik dengan total sebanyak 7 bungkus yang di simpan di dinding dan dasar rice cooker," jelas Budi Harjanto saat di aula kantor KPPBC TMP Juanda, Sidoarjo, Kamis ( 8/2).
 
Setelah berhasil mengamankan serbuk putih, lanjut Budi, petugas melakukan  uji laboratorium atas barang tersebut. "Benar kecurigaan kami, 7 paket plastik dengan berat 940 Gram tersebut positif adalah narkoba yang  mengandung zat  Methaphetamine," tambahnya.
 
Sementara itu, di hadapan petugas dan para awak media, tersangka yang bekerja sebagai TKI dan bekerja sebagai kuli bangunan ini mendapat upah sebesar 50 ribu ringgit. "TKI, sebagai kuli bangunan disana pak. Rencananya saya kirim ke Pamekasan Madura dan dikasih upah 50.000 ringgit," ungkap tersangka.
 
Keberhasilan pengungkapan penyelundupan narkoba jaringan Madura ini merupakan kerja sama atau sinergitas yang baik antara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) KPPBC TMP Juanda, Kanwil DJBC Jatim I, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim, Imigrasi Bandara Juanda, Surabaya, Badan Narkotika Nasional Provinsi Jatim dan Pengamanan Bandara (LANUDAL, POM AL dan Avsec PT. Angkasa Pura I)
 
Dengan keberhasilan dari penggagalan ini, sebanyak  4.700 (empat ribu tujuh ratus) jiwa generasi muda Indonesia berhasil diselamatkan dengan perhitungan 1 Gram Shabu dikonsumsi oleh 5 orang.
 
Pelaku akan di jerat dengan UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan pasal 113 ayat 1 dan 2 dengan ancaman pidana penjara paling lama lima belas tahun dan denda uang paling banyak sepuluh Milyar. Dan, UU Kepabean No. 17 tahun 2006 tentang Kepabean dengan pasal 102 dengan hukuman penjara paling singkat satu tahun dqn pidana penjara paling lama sepuluh tahun penjara dan denda uang sedikitnya lima puluh juta. (cls/udi)
 
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>