Kembangkan Intako, Pemkab Gandeng ITS

Selasa, 30 Oktober 2018  17:46

Kembangkan Intako, Pemkab Gandeng ITS

Guna memulihkan kembali kunjungan wisatawan ke Intako

Sidoarjo(BM)-Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk mengembangkan Industri Tas dan Koper (Intako) di Kabupaten setempat. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati di Sidoarjo, menjelaskan, pengembangan yang dilakukan untuk me-“rebranding" Intako dengan tujuan mendongkrak kunjungan wisatawan.

"Dalam kegiatan rebranding ini, awalnya ITS melakukan survei ke pengunjung Intako untuk mendengar langsung masukan dari wisatawan. Hasilnya, pembeli menyarankan kawasan tersebut ditata ulang karena tidak diminati anak-anak muda," katanya. Menurutnya, salah satu faktor mengapa Intako tidak diminati anak muda, karena gedung ruang pamer masih belum ada renovasi sehingga disperindag mulai melakukan perombakan supaya dibenahi dan dipercantik.
"Atap bangunan yang sudah keropos diganti dan interior bangunan, dinding dihias mural. Kami libatkan 700 peserta mulai dari warga hingga mahasiswa untuk melukis mural," ujarnya.
Dijelaskan, lukisan mural memang sengaja dipilih, karena memberikan kesan menarik serta bisa digunakan sebagai salah satu lokasi berswafoto yang saat ini banyak digemari anak muda.
"Tidak hanya melakukan perombakan bagian gedung Intako, karena kami akan melebarkan jalan menuju Intako terutama untuk jalur pejalan kaki supaya mereka bisa nyaman saat berkunjung," katanya.
Sementara, Sekretaris Jurusan Desain Interior Fakultas Arsitektur, Desain, dan Perencanaan ITS Anggra Ayu Rucitra mengatakan, Intako membutuhkan tempat pagelaran budaya."Nah, tempat pagelaran itu dibangun di lapangan Desa Kedensari menyerupai panggung teater sehingga bisa menarik anak-anak muda berkunjung ke Intako," ujarnya.
Sentra industri kecil menengah di wilayah Tanggulangin, Sidoarjo, memiliki 410 unit usaha dan mampu menyerap tenaga kerja lebih kurang 2.500 orang. Dari jumlah unit usaha tersebut, 276 usaha tercatat sebagai anggota Koperasi Intako.Pada tahun 2017, Koperasi Intako mencatatkan omset sebesar Rp7,2 miliar atau rata-rata omzet Rp600 juta per bulan.(sad/dra)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>