Berlatih Sepak Bola, Siswi Mater Amabilis Jadi Pusat Perhatian
Agnes Maria Saat Mengontrol Bola Di Stadion Brawijaya, Sabtu (21/09/19) Pagi. (BM/HARUN)
By: harun
21 Sept 2019 11:35
 
 

SURABAYA (BM) - Sekali lagi, kegiatan privat sepak bola, Akademi Sepak Bola Surabaya (ASBS) didatangi pemain putri untuk ikut berlatih. Siswi SMKK Mater Amabilis, Agnes Maria terlihat menjadi perhatian pemain, pelatih dan penonton kala dirinya melakukan aktivitas menggiring dan mengontrol bola di Stadion Brawijaya, Sabtu (21/09/19) pagi.

Betapa tidak, dara cantik keturunan Tionghoa ini menjadi pemandangan yang asing, manakala harus ikut berlari-lari bersama siswa SSB PSAD dibawah terik matahari, yang bisa membuat kulitnya menghitam.

Meski bukan hal baru, seorang wanita bermain sepak bola, tetapi dengan hadirnya Maria ini menegaskan, bahwa sepak bola adalah bahasa universal, bahasa persatuan, khususnya di Kota Surabaya, tidak ada batasan kedaerahan dan agama. Semua orang bersatu dalam bingkai sepak bola.

ASBS sendiri merupakan kegiatan privat sepak bola, yang bisa diikuti oleh siapa saja, dari pemula sampai mahir. Sehingga, juga bisa berlatih dimana saja, selama pihak yang bersangkutan tidak berkeberatan. Termasuk, SSB PSAD yang dengan tangan terbuka memberikan ilmu dasar sepak bola kepada anggota ASBS.

"Ini adalah pertama kalinya, saya berlatih dan sekaligus bermain sepak bola di stadion yang besar, sangat menyenangkan. Dan saya tidak takut hitam, sebab saya juga anggota Paskibra Pemkot, jadi biasa panas-panasan," tutur gadis kelahiran 2003 ini.

Meski baru pertama kali berlatih sepak bola, Agnes yang mengenakan baju berlogo Persebaya ini terlihat tidak canggung saat bermain. Nampak beberapa kali melepaskan tembakan ke arah gawang, meski sedikit lemah. Untuk cara berlarinya sudah benar, tinggal mengurangi berat badan. "Dari kecil saya hanya biasa olah raga," tutup warga Manyar, Surabaya ini. (han)


Create Account



Log In Your Account