Defia Persembahkan Emas Pertama , Jokowi: Indonesia Bangga!

Senin, 19 Agustus 2018  18:11

Defia Persembahkan Emas Pertama , Jokowi: Indonesia Bangga!

Defia Rosmaniar mengibarkan bendera Merah Putih saat merayakan kemenangan di JCC, Jakarta, Minggu (19/9).

Jakarta (BM) - Indonesia melalui Defia Rosmaniar berhasil meraih medali emas pertama di Asian Games 2018 di cabang Taekwondo putri. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan selamat kepada Defia Rosmaniar atlet yang berhasil merebut emas itu.

"Selamat kepada Defia Rosmaniar, atlet taekwondo putri yang meraih medali emas pertama Asian Games 2018 untuk Indonesia," kata Jokowi lewat akun Twitternya, Minggu (19/8/2018).

Jokowi menyaksikan langsung laga taekwondo saat Defia mengalahkan atlet dari Iran tersebut di JCC, Jakarta. Jokowi mengungkapkan rasa bangganya.

"Saya menyaksikan langsung Defia mengalahkan atlet Marjan Salahshouri dari Iran di Plenary Hall JCC, Jakarta, sore ini. Defia, rakyat Indonesia bangga padamu!" ucap Jokowi.

Defia Rosmaniar berhasil meraih medali emas pertama untuk Indoensia di Asian Games 2018. Defia menjadi yang terbaik di taekwondo poomsae putri.

Defia menang dengan poin 8.690. Wakil IranMarjan meraih medali perak dengan skor 8.470. Sementara, medali perunggu diraiholejYapKhimWen dari Malaysia dan wakil KoreaYunJihye.

“Selamat kepada Defia Rosmaniar, atlet taekwondo putri yang meraih medali emas pertama Asian Games 2018 untuk Indonesia. Saya menyaksikan langsung Defia mengalahkan atlet Marjan Salahshouri dari Iran di Plenary Hall JCC, Jakarta, sore ini. Defia, rakyat Indonesia bangga padamu!” kata Jokowi.

 

Menangis

Atlet taekwondo Defia Rosmaniar menangis haru usai mengalahkkan atlet taekwondo asal Iran, Marjan Salahshouri. Setelah berlari ke arah pelatih, Defia lari kecil berkeliling lapangan dengan meminggul bendera Merah Putih sambil menangis. Emas yang diraih Defia menjadi medali emas pertama bagi Indonesia.

Di final, Defia mengumpulkan angka 8.690 unggul dari Marjan dengan 8.470. Pertandingan berlangsung di Plenary Hall JCC Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (19/8) sore.

Sebelum pertandingan final, Defia Rosmaniar berhasil mengalahkan Yun Jihye, atlit asal Korea.

Presiden RI Joko Widodo didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Komjen (purn) Syafruddin menyaksikan lengsung perjuangan Defia. Jokowi cs langsung berdiri dari kursi dan memberikan aplaus kepada Fefia.

"Perasaan saya sangat bangga dan senang. Terima kasih untuk seluruh warga Indonesia yang telah mendukung saya. Indonesia bisa," ujar Defia.

Di babak 16, Defia menyingkirkan Wong Kai Yu dari Hong Kong, sementara di perempat final mengalahkan Tuyet Van Chau dari Vietnam.

Di babak semifinal, atlet taekwondo Indonesia tersebut bertemu wakil Korea, Jihye Yun.

Gadis berhijab ini kelahiran 25 Mei 1995 ini mempunyai tinggi 167 centimeter (cm) dan berat 51 kilogram (kg).

Usai memenangi pertandingan, Defia segera berlari ke arah pelatih dan memeluknya. Setelah itu dia melakukan victory lap membawa bendera Merah Putih dan menuju ke tribune tempat duduk Presiden Jokowi.

Defia menjadi atlet pertama yang berhasil menyumbangkan medali emas untuk kontingen Indonesia di Asian Games 2018. Sebelumnya, Indonesia mendapatkan perak dari wushu Edgar Xavier Marvelo di nomor changquan putra.

 

Terima Pemimpin Korea

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kehormatan Perdana Menteri (PM) Korea Selatan (Korsel) Lee Nak-Yon dan Wakil PM Korea Utara (Korut) Ri Ryong Nam di Cofftea House, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu  (18/8) malam.

Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya atas pembentukan kontingen gabungan kedua Korea pada Asian Games XVIII tahun 2018, yang digelar di Jakarta dan Palembang, 18 Agustus-2 Septmber mendatang.

“Asian Games merupakan satu momen penting yang dapat terus memperkokoh perdamaian dan persahabatan antara Korea Selatan dan Korea Utara,” kata Presiden Jokowi dalam pertemuan itu sebagaimana disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden (Setpres), Bey Mahmudin.

Presiden menyampaikan harapan Indonesia atas perkembangan positif yang terjadi beberapa waktu terakhir, semoga dapat ditindaklanjuti sehingga stabilitas dan perdamaian di semenanjung Korea dapat segera tercipta.

“Indonesia secara konsisten terus mendukung perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea,” ucap Presiden Jokowi.

Selain menerima PM Korea Selatan dan Wakil PM Korea Utara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara terpisah juga menerima Wakil PM Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Sun Chunlan dan Wakil Ketua Dewan Olahraga Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Turki Al Faisal bin Abdulaziz Al Saud, yang mewakili Sri Baginda Raja Salman untuk menghadiri pembukaan pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut.

Presiden Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wakil PM RRT Sun Chunland atas dukungan RRT dalam penyelenggaraan Asian Games XVIII tahun 2018 di Indonesia.

“RRT mengirimkan jumlah kontingen terbesar,” kata Presiden Jokowi sebagaimana dikutip Bey Machmudin.

Presiden meyakini keikutsertaan RRT akan semakin menyukseskan penyelenggaraan pesta olahraga negara-negara Asia itu.

 

Titip Jemaah Haji Indonesia

Sementara itu dalam pertemuan dengan Wakil Ketua Dewan Olahraga Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Turki Al Faisal bin Abdulaziz Al Saud, Presiden Jokowi menyampaikan terima kasih atas kehadirannya dan apresiasi atas dukungan Arab Saudi terhadap penyelenggaraan Asian Games.

“Saya ucapkan selamat bertanding kepada seluruh kontingen Arab Saudi,” ucap Presiden.

Sebelum mengakhiri pertemuan, Presiden Jokowi sempat menitipkan jemaah haji asal Indonesia yang jumlahnya mencapai 200 ribu lebih.

“Saya mendoakan agar pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar,” kata Presiden Jokowi. (set/det/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>