Dispora Jatim Gagas Program Standarisasi SSB

Sabtu, 25 November 2018  17:31

Dispora Jatim Gagas Program Standarisasi SSB

Drs Supratomo MSi saat menyaksikan Djarum Badminton antar media, Rabu (14/11/2018) pagi di GOR Sudirman, Kertajaya. (BM/HARUN)

 

SURABAYA (BM) - Menjamurnya Sekolah Sepak Bola (SSB) di Jawa Timur mendapat respon positif dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur dengan memunculkan ide dan gagasan program standarisasi.


Dispora Jatim ingin agar pengorganisasian dan manajemen olahraga, khususnya sepakbola menjadi bagus, karena dari manajemen dan pengorganisasian yang bagus itu dapat melahirkan pemain-pemain sepakbola yang bagus pula.


Ditemui saat pembukaan Djarum Badminton antar media se Jatim, Kadispora Jatim, Drs Supratomo MSi mengatakan bahwa sepakbola sangat populer di Jawa Timur, khususnya di level SSB, yang mana jumlahnya ribuan. “Bahkan SSB ini bisa dikatakan 'malaikat’ yang menghadirkan talenta-talenta bagi sepakbola Indonesia,” katanya di GOR Sudirman, Kertajaya, Rabu (14/11) silam.


Menurut dirinya, kalau talenta-talenta yang bagus ini, kemudian dilatih dalam organisasi dan manajemen SSB yang bagus, maka outputnya juga akan bagus. “Itu ide dasar Dispora Provinsi Jatim menggagas standarisasi SSB seperti itu,” tutur Supratomo.


Untuk itu, pihaknya beberapa waktu lalu telah mengundang stakeholder di kantor Dispora Jatim, Jln Kayoon untuk berdiskusi bersama PSSI Pusat, PSSI Jatim, asosiasi SSB, forum SSB, kemudian semua sepakat akan melakukan standarisasi SSB di Jatim. “Tahun ini akan kita lakukan,” terang pria gagah ini.


Selain itu, disepakati kalau SSB juga berafiliasi dengan PSSI, dan tahun ini ditargetkan sekitar 500 SSB se Jatim akan dilakukan standarisasi, kemudian tahun depan akan ditindaklanjuti dan seterusnya.


Harapannya hasil dari standarisasi ini akan menjadi pelopor bagi SSB lain di Indonesia yang belum standar, karena belum pernah ada program standarisasi sebelumnya, sehingga gagasan ini pertama kali di Indonesia. “Dan kalau dari PSSI pusat, hasilnya nanti dapat dijadikan acuan standarisasi di daerah lain, artinya, dari Jawa Timur untuk Indonesia,” ungkapnya.


Supratomo mengungkapkan bahwa Dispora Jawa Timur memiliki salah satu bidang, yakni bidang pengembangan manajemen, yang kemudian mengundang stakeholder untuk melakukan pembahasan gagasan standarisasi tersebut, dan semua sangat mendukung, karena memiliki satu ide, sehingga akan dijalankan bersama.


“Kemarin ada Focus Group Discussion (FGD) nya, rapatnya, yang akan terus ditindaklanjuti sampai nanti akan tersusun buku panduan untuk SSB, saat ini sudah berproses, nanti Desember sudah selesai standarisasi tahap pertama. Nanti SSB kita data, kita datangi, soal standarisasinya dari PSSI, Dispora hanya memfasilitasi,” urainya.


Untuk pengecekan SSB yang akan distandarisasi dilakukan mulai awal Desember dengan dibentuk tim standarisasi, ada panitia yang akan mengidentifikasi SSB yang sudah memenuhi standar.


Bagi SSB lain hasil standarisasi akan menjadi acuan SSB lain. Sedangkan bagi Dispora ini sebagai bentuk layanan kepada masyarakat, agar orang tua dapat memilih SSB yang standar sehingga anaknya yang bakat bisa menjadi pesepakbola yang bagus.


“Teknisnya ada proses undangan, proses turun di lapangan, karena se-Jawa Timur ini banyak SSB, sementara ada data masuk 1000 SSB, tetapi saya yakin belum faktual menggambarkan data yang sesungguhnya, maka perlu di lapangan nanti dilakukan uji petik, dan uji lainnya. Saya yakin eksistensi SSB diluar sana lebih dari 1000 SSB yang sudah terdaftar di Asprov PSSI Jatim,” jelasnya.


Data lain dikroscek juga dari asosiasi SSB dan forum SSB. “Dimana, wakil asosiasi SSB, bapak Hari juga pengurus PSSI Malang, kalau tidak salah ASSBI, wakil forum SSB saya lupa namanya. Kemudian unsur pakar, kami hadirkan pakar Unesa pak Imam yang punya dua SSB dan pak Arifin juga pakar Unesa yang saat ini membantu Barito Putera, kalau wakil PSSI pusat ada pak Ganesha, wakil PSSI Jatim ada pak Amir Burhanuddin,” pungkasnya. (har)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>