Khofifah Apresiasi Atlet Jatim Peraih Medali Asian Games

Senin, 09 September 2018  20:05

Khofifah Apresiasi Atlet Jatim Peraih Medali Asian Games

Khofifah cium Diananda Choirunisa, panahan. (BM/HARUN EFFENDY)

SURABAYA (BM) – Pasangan Gubernur Jawa Timur terpilih, periode 2019-2024, Dra. H. Khofifah Indar Parawansa, MSi dan Dr. Emil Elestianto Dardak, MSc memberikan apresiasi dan penghargaan kepada sebanyak 23 atlet peraih medali Asian Games 2018 Jakarta-Palembang asal Jatim di Jatim Expo, Sabtu (8/9) pagi.
 
Mewakili sekitar 118 atlet Jatim yang memperkuat kontingen Indonesia pada Asian Games ke-18, sejumlah atlet tersebut diundang khusus untuk mengikuti dan menyaksikan jalannya acara ‘Selametan Relawan Khofifah-Emil’ yang menampilkan perjalanan menuju Jatim satu.
 
Kegiatan syukuran itu sendiri diawali dengan kedatangan arak-arakan kereta kencana raksasa karya kesenian asal Madura, yang mengangkut pasangan Gubernur Jatim terpilih dan atlet-atlet berprestasi pada Asian Games 2018 tersebut memasuki ruangan utama Jatim Expo.
 
Beragam kesenian dan kebudayaan asli Jawa Timur dihadirkan untuk menghibur ribuan hadirin yang didominasi anggota Muslimat NU Jatim dengan seragam khas kerudung putih. Selain itu juga ditayangkan dalam tiga layar lebar audio-visual perjalanan pemenangan pilkada Jatim, serta siluet perjuangan atlet-atlet Asian Games 2018.
 
Dalam sambutannya, Khofifah pertama kali menyampaikan terima kasih kepada para partai pengusungnya, khususnya Partai Demokrat yang memberikan rekomendasi pertama kepada dirinya untuk maju menjadi Gubernur Jatim. Selanjutnya satu per satu dirinya menyebutkan partai-partai pengusung.
 
“Selain olah raga sebagai alat pemersatu bangsa, perlu juga dikembangkan kesenian dan kebudayaan asli Jawa Timur seperti ludruk dan hasil karya budaya saat ini sebagaimana karya budaya Madura (kereta kencana) yang baru kita saksikan tadi,” kata mantan menteri sosial era Gus Dur ini.
 
Khofifah juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada atlet-atlet Jawa Timur yang sudah berjuang mengharumkan nama Jatim dan bangsa Indonesia dalam kancah internasional. “Dari olah raga ada kebersamaan, persatuan, kesetaraan. Bahkan ada sejarah Korea (Selatan-Utara) bersatu di Asian Games,” tuturnya.
 
Menurut Wakil Ketua Umum KONI Jatim, M Nabil, kalau prestasi yang diukir atlet-atlet Jawa Timur selama ini tidak lepas dari kepedulian pemimpin Jatim, dalam hal ini Gubernur. Sehingga setiap pemimpin Jatim berikutnya seharusnya memiliki kepedulian yang sama dalam menjaga prestasi atlet.
 
“Tolong ditulis, hebatnya pakde (Gubernur Soekarwo), beliau memberikan apresiasi yang besar kepada kita, punya harapan besar sebagai Pembina utama, baik itu memberi bantuan dan masukan kepada kita, membantu fasilitas itu semua sudah dilakukan beliau,” ungkap Nabil.
 
Dan dukungan pakde Karwo dan Partai Demokrat kepada pemerintahan Khofifah-Emil ini nantinya diyakini semua hal baik dalam pembinaan atlet Jatim akan terus terjaga. “Harus bisa, Insya Allah bisa dan tidak ada masalah, karena komunikasi dengan kita tidak ada masalah, dan bu Khofifah nanti juga akan memberikan apresiasi tinggi kepada olah raga karena kaitannya dengan Perda (olah raga) Jawa Timur,” lanjut  Nabil.
 
Nabil menyebutkan dalam poin pokok Perda olah raga Jatim, bahwa olah raga itu membangun mental dan fisik masyarakat, artinya, mental spiritualnya dibangun, materialnya juga dibangun, kemudian nanti olah raga akan dikembangkan selain prestasi juga tentang pariwisata dan industri.
 
"Nanti akan terjadi konstruksi baru di Jawa Timur bahwa olah raga itu, selain prestasi, juga rekreasi, industrialisasi tadi, dan wisata. Dan itu diatur dalam Perda, dan kita akan melaksanakan itu,” ungkapnya dua hari sebelum acara Selametan Khofifah-Emil di kantor KONI Jatim, Kamis (6/9) siang. (har)
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>