Kiper Excelino Bawa Al Rayyan Hingga Final U9 Piala Kemerdekaan
Excelino (kiri/hijau) Dan Rekan-rekannya Saat Bersama Pemain Timnas U-19 Indonesia, Moch Supriadi. (BM/IST)
By: harun
23 Sept 2019 14:27
 
 

SURABAYA (BM) - Minimnya penjaga gawang berkualitas asli Surabaya, bakal teratasi beberapa tahun ke depan. Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, penampilan gemilang kiper Bajol Ijo U12, Ananda Farrel, mampu membuat frustasi lawan-lawannya. Betapa tidak, dirinya selalu menang saat pertandingan berakhir dengan adu pinalti. Sehingga, timnya lolos Final di Jakarta, Desember mendatang.

Terpisah, kepiawaian Farrel dalam mengamankan gawang tim bentukan Askot PSSI Surabaya tersebut, ternyata juga dimiliki adiknya, Excelino Anargya, yang saat ini masih memperkuat klub asal, Al Rayyan. Pasalnya, baru-baru ini Excelino juga berhasil menjadi salah satu inspirator timnya kala menjadi Juara Kedua Turnamen Kemerdekaan U9 di Lapangan Kedung Asem, Rungkut, Minggu (22/09/19) sore.

Tentu saja, siswa kelas 3 SD Muhammadiyah 3 Surabaya ini juga jago dalam situasi adu pinalti. Puncak kepiawaiannya diuji saat semifinal melawan klub milik legenda Persebaya Mat Halil, El Faza. Berakhir imbang di waktu normal, Al Rayyan unggul, 3-2 lewat adu pinalti. Namun sayang, langkah Al Rayyan terhenti, 0-1 kala berjumpa Super Kids Probolinggo di final.

Bukan tiba-tiba bisa, tetapi kemampuan anak laki-laki kelahiran 2010 ini sudah diasah sejak dini oleh pelatih kiper yang pernah menangani Dimas Galih, yakni Budi Buffon. Sehingga, Excelino terlihat matang di usianya dengan penampilan prima kala menghalau setiap bola yang mengarah ke gawangnya.

Mengusung target delapan besar, Al Rayyan sempat keder saat berada di grup neraka, bersama Rungkut FC. Namun, secara mengejutkan justru mampu melibas dengan skor telak, 5-0 SSB yang pernah melahirkan pesepakbola muda nasional, Moch Supriadi.

"Kalau soal permainan anak-anak, saya suruh semangat dan ngotot, soalnya anak-anak seusia segitu yang penting mengenal cara bermain bola yang benar," kata pelatih Al Rayyan, Djianto, Senin (23/09/19) siang melalui Pesan Singkat.

Dan diluar dugaan, Al Rayyan mampu melaju hingga final. "Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT, juga terima kasih kepada para pelatih, khususnya coach Budi Buffon, yang sudah membimbing anak saya dari nol, sehingga saat ini bisa berprestasi di olah raga sepak bola," ujar ayah Excelino, Andik Yulianto lewat Ponsel Pintar, di waktu yang sama.

Pria yang sehari-hari dinas di Polsek Genteng ini mengaku terkejut saat anaknya bermain bagus kala mengalahkan Rungkut FC. "Anak-anak bermodal semangat 45, tidak menyangka bisa mengalahkan timnya Supriadi, hingga juara dua, apalagi di final Supriadi datang," kata warga Kedinding Tengah Jaya, Kenjeran ini.

Uniknya, ketiga putra dari anggota kepolisian ini, memiliki tekad terjun di sepak bola. "Insyaallah, ketiga anak saya bertekad kuat di sepak bola, apalagi coach Budi Buffon pernah menangani mantan kiper Persebaya yang kini main di Kalteng Putra," pungkasnya. (han)


Create Account



Log In Your Account