Marcus/Kevin Juara Indonesia Open 2019

Minggu, 21 Juli 2019  21:45

Marcus/Kevin Juara Indonesia Open 2019

Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

JAKARTA (BM) - Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, sukses mempertahankan gelar juara pada turnamen Indonesia Open 2019.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo kembali naik podium kampiun setelah memenangi all Indonesian final atas Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dengan skor 21-19, 21-16 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (21/7/2019).

Selain mempertahankan gelar juara yang mereka dapat pada tahun lalu, Marcus/Kevin juga memperpanjang rekor kemenangan atas Ahsan/Hendra.

Total, Marcus/Kevin sudah tujuh kali menang melawan Ahsan/Hendra dari sembilan pertemuan.

 

Jalannya pertandingan

Ahsan/Hendra memimpin lebih dulu. Pengembalian bola mereka berdua tidak bisa dikembalikan oleh Marcus dan Kevin sehingga mereka unggul 2-0.

Namun, Marcus/Kevin tetap melakukan permainan cepat yang menjadi ciri khas mereka dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Susul-menyusul poin terjadi hingga Ahsan/Hendra memimpin 6-5. Marcus/Kevin kembali menyamakan skor menjadi 6-6.

Namun, mereka melakukan kesalahan saat mengembalikan bola dan keluar, sehingga kedudukan menjadi 7-6.

Permainan Ahsan/Hendra tidak sepenuhnya bebas dari kesalahan saat melakukan servis. Akibatnya, selisih satu poin tetap tidak berubah hingga interval dengan kedudukan 11-10.

Marcus/Kevin akhirnya berada di atas angin usai jeda pertandingan.

Dua kali Ahsan/Hendra gagal mengembalikan bola sehingga Marcus/Kevin unggul 13-11.

Hendra membalas kegagalan tersebut dengan poin, sebelum Marcus/Kevin ganti mencetak angka sehingga skor menjadi 14-12.

Susul-menyusul poin berlangsung hingga kedua pasangan kembali seri 15-15.

Bola Ahsan/Hendra yang keluar membuat Marcus/Kevin unggul 16-15, sebelum kembali disamakan menjadi 16-16 dan 17-17.

Marcus/Kevin lalu seperti menemukan momentumnya. Mereka unggul 19-17 lewat dua poin beruntun yang mereka raih.

Lagi-lagi, Ahsan/Hendra mengejar dan menempel dengan selisih satu poin.

Marcus/Kevin lalu meraih game point, sebelum dikejar sehingga skor menjadi 21-19.

Sebuah pengembalian bola yang dilakukan Ahsan/Hendra keluar dan membuat Marcus/Kevin meraih angka penutup gim pertama, 21-19.

Ahsan/Hendra lagi-lagi tertinggal pada gim pertama hingga skor 6-5. Namun, setelah melewati reli, Ahsan/Hendra mencetak poin untuk menyamakan kedudukan menjadi 6-6.

Laga menjadi sengit dan kedudukan seri berlangsung hingga 7-7. Pengembalian bola dari Kevin lalu gagal diantisipasi Ahsan dan membuat Marcus/Kevin kembali unggul 8-7.

Kedudukan tersebut tidak bertahan lama, karena skor kembali seri 8-8, sebelum berlanjut ke 9-9 dan 10-10.

Apes bagi Ahsan/Hendra, pengembalian yang tidak sempurna membuat bola membentur net dan membuat Marcus/Kevin kembali unggul 11-10.

Keunggulan tersebut berlanjut usai interval. Marcus/Kevin meraih tiga poin beruntun dan menjauhkan skor menjadi 14-10.

Ahsan/Hendra kembali menunjukkan perlawanan dengan menambah satu poin. Namun, Marcus/Kevin kembali menambah angka sehingga skor menjadi 15-11.

Hanya saja, setelah itu ganti Marcus/Kevin yang melakukan kesalahan dua kali beruntun. Skor pun kembali menjadi rapat, 15-13.

Lagi-lagi, gap tersebut melebar saat mereka kembali meraih tiga poin dan unggul 18-13. Marcus/Kevin semakin di atas angin tatkala servis Ahsan membentur net, 19-13.

Lagi-lagi, Ahsan/Hendra tidak mau menyerah. Mereka mencuri satu poin dari junior mereka itu, 19-14. Marcus/Kevin kembali memaksa Ahsan/Hendra bekerja keras hingga mereka meraih match point, 20-14.

Ahsan/Hendra kembali mengambil dua poin dari Marcus/Kevin dan skor menjadi 20-16. Namun, net lagi-lagi menjadi musuh Ahsan/Hendra.

Bola yang membentur net memastikan poin terakhir untuk kemenangan Marcus/Kevin, 21-16.

 

Tunggal Putra

Di Tunggal putra, Chou Tien Chen menyegel gelar juara Indonesia Open 2019. Pebulutangkis Taiwan itu mengalahkan Anders Astonsen dari Denmark di babak final.

Dalam final di Istora, kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (21/7/2019), Tien Chen harus menjalani laga tiga gim. Gelar juara dituainya usai mengalahkan Antonsen 21-18, 24-26, dan 21-15 dalam tempo satu jam dan 31 menit.

Kemenangan itu membuat Tien Chen untuk kali pertama menjadi juara di Indonesia Open. Sukses itu sekaligus membuat pebulutangkis 29 tahun itu menjadi tunggal putra Taiwan pertama yang menjadi juara Indonesia Open untuk kali pertama. Dia menjadi pemain tunggal putra dari delapan negara yang pernah naik podium tertinggi di ajang itu.

Statistik lain dicatatkan Tien Chen dengan selalu menang atas Antonsen. Kini, dia mencatatkan rekor 5-0 atas Antonsen.

Bagi Antonsen, kekalahan itu membuat harapan untuk melanjutkan hasil sip di Istora pupus. Dia juara Indonesia Masters 2019 yang juga dilangsungkan di Istora.

 

Tunggal Putri

Tunggal putri Jepang, Akane Yamahuchi, berhasil menjadi jawara Indonesia Open 2019. Kemenangannya disambut meriah suporter di Istora, kompleks GBK.

Dia menasbihkan namanya sebagai juara Indonesia Open setelah berduel melawan wakil India, Pusarla V. Sindhu di Istora, kompleks GBK, Senayan pada Minggu (21/7/2019). Pemain kelahiran 1997 itu menang dua gim langsung 21-15, 21-16.

Akane menjadi juara untuk kali pertama turnamen federasi bulutangkis dunia (BWF) di level super 1000. Kemenangannya pun disambut antusias dengan suporter tuan rumah. Akane mengaku terkesima.

"Ini pertama kali saya merasakan menang di Indonesia dan super 1000. Saya sangat senang sekali," kata Akane usai laga.

"Apalagi, saat nama saya dipanggil dan disambut meriah oleh para penonton. Ini sangat spesial buat saya karena di negara saya tidak semeriah itu (sambutannya)," dia menambahkan.

Tunggal putri berusia 22 tahun ini pun termotivasi untuk lebih baik di turnamen-turnamen selanjutnya. Apalagi, dalam satu tahun ke depan, turnamen-turnamen di depan mata masuk dalam perhitungan kualifikasi Olimpiade.

"Persiapan khusus sih tidak ada untuk Olimpiade, tapi saya ingin sekali bisa turun di kejuaraan tersebut. Meski saya akui persaingan juga bakal ketat tapi saya berusaha tampil sebaik mungkin menuju Olimpiade," kata Akane.(bls/dts/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>