NSS Sidoarjo Kampium Turnamen U12 Anniversary IM Jombang

Kamis, 04 Oktober 2018  17:00

NSS Sidoarjo Kampium Turnamen U12 Anniversary IM Jombang

M Kahfi Rossi mewakili rekannya di IM Jombang saat menerima penghargaan sebagai tim fair play. (BM/HARUN EFFENDY)

 

JOMBANG (BM) - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 klub sepak bola Indonesia Muda (IM) cabang Jombang menggelar turnamen usia dini “Anniversary U-12 IM Jombang” di lapangan Desa Kedung Betik, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Minggu (30/9) pagi.


Menurut Ketua Umum IM Jombang, Bambang Solikhan, turnamen ini diikuti 19 Sekolah Sepak Bola (SSB) yang berasal dari seluruh Jawa Timur, diantaranya, Pratama Pacitan, New Star Salam (NSS) Sidoarjo, Setia Bakti Gresik, Arek Suroboyo, Sekar Langit Bojonegoro, Tunas Muda Lamongan, PM Trenggalek, Naga Mas Asri Tulungagung, Hanza FC Mojokerto dan Rungkut FC Surabaya.


“Pelaksanaan kompetisi dilakukan sehari penuh, sejak pagi pukul 08:00 hingga sore, pukul 17:00, hari Minggu (30/9) kemarin,” katanya Kamis (4/10) siang melalui Pesan Singkat WhatsApp. Lebih lanjut, Bambang mengaku kalau tidak menemui kendala selama pelaksanaan, sebab lapangan dan fasilitasnya bagus.


Dirinya memiliki harapan dari hasil kejuaraan yang digelar ini nanti bisa lahir bibit-bibit untuk masa depan sepak bola Indonesia, yang mana sudah berjalan dengan baik, seperti fenomena Timnas U-16 Indonesia yang mampu tampil menghibur sehingga mengejutkan dunia meski gagal ke fase Piala Dunia setelah tumbang 2-3 dari Australia.


“Untuk pemain terbaik, pemain bernomor punggung 10, Akbar dari NSS Sidoarjo, kemudian juara tiga bersama diraih tim A dan B Naga Mas Asri Tulungagung, berikutnya juara kedua Hanza FC Mojokerto, dan juara pertama dicapai NSS Sidoarjo,” terang pria yang saat bermain berposisi sebagai bek ini.


Sementara itu, tuan rumah IM Jombang yang turun dengan pemain rata-rata kelahiran 2007-2008, dan hanya memainkan satu pemain pinjaman dari Rungkut FC kelahiran 2006, Kahfi Rossi, berhak atas gelar sebagai tim fair play. Sebab, meski ajang dibuat untuk kelahiran 2006, namun dari pengamatan, hampir merata peserta diduga sebagian besar melakukan kecurangan umur.


“Kami sudah lakukan cek pemain berdasarkan data Kartu Keluarga, NISN, Ijazah dan Akte Kelahiran,” kilah Bambang. Namun demikian sebagian peserta juga menyadari kalau even bersifat meramaikan saja, dan tidak ada hadiah tunai, sehingga memilih legowo.


Seperti penuturan, M Choiron, pelatih Rungkut FC, kami kaget ternyata lawan banyak yang besar (postur), tetapi kami tidak mempermasalahkan, sebab hanya ajang ulang tahun saja. “Tim lain ada yang protes, tapi kami sadar turnamen tidak ada hadiah uang, jadi buat apa ribut,” ucapnya.


Sukses dengan turnamen sepak bola U-12, Bambang bertekad melanjutkan untuk ajang yang U-11 ke pusat Kota Jombang tepatnya, di lapangan Plandi pada 28 Oktober mendatang. Dan sejauh ini kuota 20 klub langsung penuh. (har)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>