Timnas U-19 Indonesia Kalah 0-2 vs Jepang

Sabtu, 28 Oktober 2018  22:16

Timnas U-19 Indonesia Kalah 0-2 vs Jepang

Tim U-19 Jepang merayakan gol ke gawang Indonesia pada pertandingan perempat final Piala Asia U-19 2018.

JAKARTA (BM) -  Timnas U-19 Indonesia kalah melawan Jepang dalam laga 8 besar Piala AFC U-19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (28/10/2018) dengan skor 0-2. Dua gol keunggulan Jepang atas tuan rumah masing-masing dicetak Higashi Sunki dan Taisei Miyashiro.

Hasil ini membuat Timnas U-19 Indonesia dipastikan tersingkir dari gelaran Piala AFC U-19 2018. Indonesia juga terpaksa gagal memecahkan catatan terbaik mereka sepanjang sejarah yang hanya bisa melaju hingga perempat final.

Sedangkan untuk Jepang, kemenangan ini membuka kans mereka mempertahankan gelar juara AFC U-19 yang diraih Samurai Biru pada edisi sebelumnya. Jepang sekaligus memastikan satu tiket untuk tampil di Piala Dunia U-20 2019 sebagai wakil Asia.

Adapun pada babak semifinal, lawan Jepang belum bisa dinteukan. Yang jelas, negara calon lawan Takefusa Kubo dan kawan-kawan ialah pemenang dalam duel Australia vs Arab Saudi, Senin (29/10/2018) besok.

 

Jalannya Laga

Tampil di hadapan pendukungnya, Indonesia melakukan transformasi skema. Jika biasanya pelatih Indra Sjafri memasang formasi 4-3-3, kali ini skema diubah jadi 5-3-2. Meski demikian, tak banyak perubahan susunan pemain. Jika dibandingkan formasi pada saat menghadapi UEA, hanya ada dua nama baru, Indra Mustafa dan Kadek Raditya. Keduanya mengisi posisi Nurhidayat yang cedera serta Egy Maulana yang dicadangkan karena kondisi fisiknya.

Di lain pihak, Jepang yang mengistirahatkan sejumlah pemain saat melakoni laga fase grup terakhir kontra Irak, Kamis (25/10/2018) lalu kini tampil dengan skuat terbaiknya. Takefusa Kubo dan Taisei Miyashiro jadi andalan di lini depan. Dengan formasi 4-4-2, pelatih Masanaga Kageyama pun mengandalkan wajah-wajah familiar seperti Hiroki Abe, Yukinari Sugawara, hingga kiper Kosei Tani.

 

Pertahanan Solid di Awal

Duel dengan pressing ketat tersaji sejak awal laga. Jepang yang unggul komposisi lini tengah beberapa kali berupaya mengawali tekanan.

Pada menit 12 Jepang sukses menggetarkan gawang Indonesia. Memaksimalkan umpan tendangan bebas Takefusa Kubo, aksi overlap Daiki Hashioka dipungkasi dengan tandukan yang mengecoh kiper Muhammad Riyandi. Namun gol ini tak disahkan wasit lantaran sebelum menyundul bola, Daiki sudah berada pada posisi offside.

Di tengah upaya menekan, Jepang harus melakukan rotasi dini. Cedera yang dialami Kanya Fujimoto membuat pemain bernomor punggung delapan itu terpaksa tak bisa melanjutkan laga. Ia lantas digantikan oleh Koki Saito.

Laga memasuki menit 16 saat Yukinari Sugawara mengirimkan umpan akurat kepada Hiroki Ito yang lepas dari penjagaan di kotak penalti. Ito lantas menyundul bola, tetapi hasilnya melambung kelewat tinggi.

Sejak peluang tersebut, kurang lebih 10 menit berikutnya lini depan Indonesia tampil lebih solid dan sukar ditembus. Mulai kehilangan kesabaran, Jepang lantas memaksakan menekan lewat tendangan spekulasi. Hiroki Ito membidikkan bola dengan sepakan keras, namun hasilnya melayang terlalu tinggi.

Jepang baru dapat kembali mendulang peluang matang pada menit 35. Mendapat tendangan bebas akibat pelanggaran Indonesia di depan kotak penalti, Takefusa Kubo hampir mencatatkan namanya di papan skor. Sepakan kaki kiri jebolan La Masia itu melewati pagar hidup, namun melenceng tipis di samping kiri gawang Riyandi.

Tak mau terus menerus berada di bawah bayang-bayang lawan, Indonesia pun sempat merespons dengan serangan balik dua menit kemudian. Aksi Saddil Ramdani di sayap kanan dilanjutkan dengan umpan terobosan kepada Witan Sulaeman. Dari sudut sempit, Witan lantas melepaskan sepakan menyusur tanah. Sayang, hasilnya sekadar melebar di kanan gawang.

Kebuntuan akhirnya pecah lima menit jelang waktu normal babak pertama usai. Bek kiri Jepang, Higashi Sunki melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke sudut kanan atas gawang dan tak mampu dijangkau Riyandi. Skor pun berubah jadi 0-1, sekaligus menutup jalannya paruh waktu pertama.

 

Babak Kedua

Kedua kesebelasan tak melakukan rotasi di awal babak kedua. Situasinya pun hampir sama di awal, Jepang memegang dominasi meski tetap kesulitan menerobos ke kotak penalti.

Memasuki menit 47, hujan deras semakin terasa di GBK. Lapangan yang tergenang mulai membuat kedua kubu kesulitan melakukan manuver-maniver cepat.

Indonesia sempat menghadirkan peluang pada menit 52. Berawal dari sepak pojok, backpass kepada Luthfi Kamal disambar saja oleh gelandang asal Mitra Kukar itu. Sayang, bola hasil sepakan keras Luthfi masih menyamping dari sasaran.

Jepang membalas dengan peluang tak kalah berbahaya. Memaksimalkan kemelut hasil muntah dari situasi set piece, Daiki Hashioka membidikkan bola dengan sepakan keras ke sudut kanan bawah gawang. Gol tak terjadi lantaran Riyandi tampil apik untuk memblok laju si kulit bundar.

Hujan yang kian deras membuat pihak Jepang kesulitan memperagakan permainan bola cepatnya. Keuntungan ini pun dimanfaatkan Indonesia untuk sesekali melakukan serangan balasan. Puncaknya terjadi pada menit 64 saat umpan terobosan yang dikirimkan Saddil Ramdani di sayap kanan menemui Witan Sulaeman. Sayang, penyelesaian Witan dengan backheel kelewat lemah, sehingga bola dapat ditangkap kiper Kosei Tani.

Momentum tak kalah emas didapat Garuda Nusantara lewat tendangan bebas di depan kotak penalti tiga menit kemudian. Saddil Ramdani mengeksekusinya dengan sepakan yang melewati pagar hidup. Bola meluncur akurat ke gawang, namun dapat ditepis Kosei Tani.

Patut disayangkan karena di tengah upaya menekan, gawang Indonesia justru kemasukan gol oleh serangan balik cepat pada menit 71. Berawal dari serangan lewat sayap kiri, Taisei Miyashiro yang berdiri bebas di sektor kanan kotak penalti melepaskan sepakan dari sudut sempit. Bola mengecoh Riyandi dan meluncur ke tiang jauh. Skor 2-0.

Indonesia coba bereaksi. Pelatih Indra Sjafri merubah strategi dengan memasukkan gelandang serang Todd Rivaldo Ferre untuk menggantikan bek Kadek Raditya. Pergantian ini menandai berubahnya formasi Garuda Nusantara jadi 4-3-3.

Namun langkah ini belum banyak menghasilkan dampak. Pada menit 87 Indra lantas melakukan pergantian lagi. Kali ini Hanis Saghara yang ditarik keluar, digantikan oleh Muhammad Rafli Mursalim.

Masuknya Rafli sedikit menyegarkan lini depan, namun segalanya seolah terlambat. Di tiga menit sisa waktu normal dan injury time Indonesia gagal mencetak gol hiburan atau penyama kedudukan. Skor akhir 0-2.

 

Susunan Pemain

Timnas U-19 Indonesia: Muhamad Riyandi; Asnawi Mangkualam, Rachmat Irianto, Indra Mustafa, Kadek Raditya, Firza Andika; Syahrian Abimanyu, Muhamad Luthfi; Saddil Ramdani, Hanis Saghara, Witan Sulaeman.

Cadangan: Aqil Savik, Gianlucca Rossy, Kadek Raditya, Rifad Marasabessy, Muhammad Raffi Syaharil, Resky Fandy, Aulia Hidayat, David, Feby Eka Putra, Todd Rivaldo Ferre, Muhammad Rafli Mursalim, Egy Maulana Vikri.

Timnas U-19 Jepang: Kosei Tani; Shunki Higashi, Daiki Hashioka, Yukinari Sugawara, Yuki Kobayashi; Hiroki Ito, Kanya Fujimoto, Mitsuki Saito, Hiroki Abe; Taisei Miyashiro, Takefusa Kubo

Keisuke Osako; Hirokazu Ishihara, Ayumu Seko, Takuya Ogiwara, Kota Yamada, Yuta Taki; Taichi Hara, Kyosuke Tagawa, Kenedeiebusu Mikuni, Koki Saito, Yuta Goke, Daiki Hashioka, Tomoya Wakahara. (tir/tit)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>