Turnamen Bulutangkis antar Media 2018 Djarum Bakti Olahraga

Rabu, 14 November 2018  10:44

Turnamen Bulutangkis antar Media 2018 Djarum Bakti Olahraga

Kadispora Jatim Drs Supratomo MSi dan wakil Djarum Foundation Ivana Lie beserta undangan VIP usai upacara pembukaan. (BM/HARUN)

 

SURABAYA (BM) - Bekerjasama dengan SIWO PWI Pusat dan SIWO PWI di beberapa daerah, termasuk di Jawa Timur, Bakti Olahraga Djarum Foundation menggelar Turnamen Bulutangkis antar Media se Jawa Timur, 14-15 November di GOR Sudirman, Kertajaya.


Mewakili Djarum Foundation, Ivana Lie mengatakan bahwa kejuaraan ini bulutangkis antar media ini sudah berlangsung lebih dari 10 tahun. Dimana, menjadi ajang yang paling ditunggu-tunggu oleh teman-teman media. “Sebagai ajang silaturahmi dari berbagai daerah, kemudian memberikan satu aktivitas yang berbeda dari rutinitas sehari-hari, mereka bisa merasakan rasanya bertanding,” katanya setelah upacara pembukaan, Rabu (14/11) pagi.


Pengalaman bertanding ini, menurut mantan atlet nasional bulutangkis itu, diharapkan dapat bermanfaat bagi para awak media dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. “Dengan merasakan pengalaman bertanding ini sehingga mendapat nilai tambah dalam pekerjaan jurnalistik,” tukas Senior Corporate Communication tersebut.


Sebanyak lebih dari 32 perusahaan media cetak, online, dan elektronik se Jatim ambil bagian dengan total atlet 170-an lebih. “Total 177 juta hadiah di empat kota yakni, Jakarta zona barat, tengah di Semarang, timur di Surabaya dan final di Kudus, Jawa Tengah,” timpalnya.


Untuk setiap kota nantinya hanya diwakili juara masing-masing kategori kelompok umur yang berhak melaju ke babak grand final di Kudus, yang mana seluruh biaya akan ditanggung oleh pihak penyelenggara.


“Tahun ini tahun genap sehingga hanya memainkan nomor ganda, bebas putra-putri, tidak ada aturan gender. Tetapi kalau tahun ganjil yang dilombakan perorangan. Sedangkan untuk kategori perlombaan ada tiga, kelompok umur 25-35, 35-45, dan 45 keatas,” terangnya.


Ivana kembali menegaskan kalau dirinya berharap kejuaraan ini mampu menjadi ajang silaturahmi bagi teman-teman media, sebab sejauh ini media telah memberikan cerita-cerita inspiratif bidang olahraga ke seluruh pelosok negeri ini, sehingga anak-anak bisa menonton, mendengar, termotivasi untuk menjadi atlet. “Sehingga generasi penerus bisa berjalan, khususnya bulutangkis, dan kalau sampai hari bulutangkis masih bisa berprestasi itu salah satu peran media yang telah memberitakan kisah-kisah inspiratif tersebut,” pungkasnya.


Sementara itu, Kepala Dispora Provinsi Jawa Timur, Drs Supratomo MSi didampingi Kepala Dispora Kota Surabaya, M Afghani Wardhana S, SE MM mengungkapkan fakta kalau para wartawan ini akan sehat, bugar sehingga akan lebih produktif dalam menulis, kemudian dengan ikut olahraga, juga akan tahu secara mendalam permasalahan olahraga.


“Sehingga wartawan akan dapat memberikan informasi kepada masyarakat maupun para pejabat dalam merumuskan kebijakan dan melaksanakan kegiatan, agar kegiatan bulutangkis dan olahraga lainnya, akan lebih efektif ketika ada informasi dari media. Saya kira itu yang paling penting untuk kejuaraan antar media ini,” tuturnya. (har)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>