Diobrak-abrik Satpol PP, Pedagang Burung Wadul Dewan

Selasa, 21 November 2017  00:39

Diobrak-abrik Satpol PP, Pedagang Burung Wadul Dewan
SURABAYA (BM) -  Puluhan pedagang burung yang biasa berjualan di Jl. Indrokilo Kelurahan Pacar Keling berunjuk rasa di gedung DPRD Kota Surabaya, Senin (20/11). Dalam aksinya, mereka membawa sangkar burung dan burung dara. Sebagai simbol bahwa mereka menggantungkan nasib dari penjualan burung.
 
Ketua Paguyuban Pedagang Burung Pacar Keling, Heri Purnomo menuturkan, kedatangan mereka kali ini untuk meminta perlindungan dari anggota dewan. Harapanya, pedagang bisa kembali berjualan seperti semula. Karena, pembongkaran tempat yang ia gunakan untuk menjual burung telah dibongkar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Namun begitu, sejauh ini belum ada pengganti tempat yang disediakan untuk berjualan burung. "Kita minta perlindungan agar segera dicarikan lokasi berjualan baru," katanya.
 
Heri mengungkapkan, para pedagang sudah puluhan tahun berjualan burung di Jl. Indrokilo. Atas pertimbangan itu, pedagang kemudian protes ketika ada penertiban yang digelar tanpa melalui sosialisasi. Padahal, dalam sejumlah penertiban oleh petugas penegak perda selama ini, para pedagang sebelumnya diberi pemberitahuan agar para pedagang bisa mengemasi barang yang mereka jual. "Tanpa sosialisasi dagangan kita langsung diobrak-abrik Satpol PP," keluhnya.
 
Tidak hanya diobrak-abrik, sejumlah burung milik pedagang juga turut dibawa anggota Satpol PP. Merasa dirugikan, pedagang langsung mengadu ke anggota dewan.
 
Anggota Komisi D  DPRD Surabaya yang membidangi masalah pendidikan dan kesra, Khusnul Khotimah turut mengecam aksi semena-mena yang dilakukan petugas Satpol PP. Apalagi, penertiban itu dilakukan tanpa adanya sosialisasi.
 
"Jujur kita kecewa. Biasanya kan ada sosialisasi, kenapa untuk pedagang burung di Pacar Keling tidak ada," sesalnya.
 
Khusnul menambahkan, pihaknya saat ini sudah menghubungi pihak Satpol PP soal penertiban di Jl. Indrokilo. Komisinya ingin mendengar secara langsung penjelasan dari Satpol PP, terkait penertiban penjual burung yang tanpa didahului dengan sosialisasi. "Kita sudah hubungi Satpol. Kayaknya sebentar lagi mereka datang ke sini," pungkasnya. (dji/udi) 
 
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>