Wartawan Kompeten Jawa Timur Tertinggi di Indonesia
Tim penguji dan peserta UKW ke-26 usai penutupan. (BM/IST)
By: harun
30 Jul 2019 14:38
 
 

SURABAYA (BM) – Sebanyak 22 peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-26 tahun 2019 dinyatakan kompeten oleh Dewan Penguji setelah lulus uji kompetensi yang berlangsung selama dua hari di Gedung PWI Jatim, Jln Taman Apsari, Surabaya, 29-30 Juli.

 

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemkot Surabaya bersama PWI Jatim ini berakhir, Selasa (30/07/2019) siang. Diikuti sebanyak 26 orang wartawan di kelas muda, atau pemula. Pada saat penutupan acara, tidak diumumkan empat orang wartawan yang dinyatakan masih belum kompeten.

 

Ketua PWI Jatim, Ainur Rohim mengucapkan selamat kepada para wartawan yang dinyatakan kompeten. Pihaknya minta, wartawan yang telah menyandang predikat kompeten tersebut benar-benar bisa menjaga marwah dan profesionalisme sebagai seorang wartawan.

 

Terdapat 10 modul soal yang harus diselesaikan oleh semua peserta uji kompetensi. “Kalau setelah dinyatakan kompeten melakukan pelanggaran berat, maka sertifikat UKW bisa dicabut,” tegasnya.

 

Sedangkan bagi wartawan yang belum kompeten, Ainur Rohim menyatakan, bahwa masih ada kesempatan untuk mengikuti UKW di kesempatan lain, baik di Surabaya maupun di tempat lain.

 

Sementara itu, Komisi Kompetensi PWI Pusat, H Djoko Tetuko menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi pelaksanaan program kegiatan UKW yang rutin digelar oleh PWI Jatim, hingga menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan penyelenggara UKW terbanyak di Indonesia.

 

“Dari 401 UKW yang digelar PWI secara nasional, 26 digelar PWI Jatim, dan ini tertinggi di Indonesia dibanding provinsi lain,” ungkapnya.

 

Masih Djoko, dari 26 UKW yang telah digelar PWI Jatim tersebut, sebanyak 1.071 wartawan telah dinyatakan kompeten berasal semua jenjang UKW, yakni kelas muda, kelas madya dan kelas utama. Jumlah ini, lagi-lagi menjadi yang terbesar di Indonesia, dibanding provinsi lain. “Makanya, terima kasih untuk PWI Jatim,” ucapnya.

 

Ke depannya, Djoko meminta pelaksanaan UKW oleh PWI Jatim harus terus semakin digenjot. Agar jumlah wartawan di Jawa Timur yang kompeten semakin banyak. Hal itu dinilai penting, karena Jatim dengan 38 kabupaten/kota, idealnya memiliki 2.200 orang wartawan yang kompeten.

 

Dari jumlah itu, untuk kota-kota besar, seperti Surabaya dan Malang, paling tidak jumlah wartawan yang kompeten ada minimal 100 orang. Sedangkan untuk kota sedang dan kecil, jumlahnya berkisar antara 50 sampai 60.

 

“Sekarang ini kan baru separuhnya, makanya ke depan kegiatan UKW harus lebih sering lagi digelar PWI Jatim. Baik di Surabaya maupun di berbagai kabupaten/kota lainnya di Jatim,” pungkasnya.

 

Saat ini, jumlah wartawan yang lulus UKW yang digelar PWI secara nasional mencapai 10.948 orang. Ini berarti, hampir sekitar 10 persennya berasal dari Jawa Timur. (han)


Create Account



Log In Your Account