Retribusi Pasar Tahun 2016 Lampaui Target

Minggu, 08 Januari 2017  19:39

Retribusi Pasar Tahun 2016 Lampaui Target

Pengelolaan pasar oleh pemerintyah Kabupaten Tuban mampu menghasilkan PAD yang melampaui target

TUBAN(BM)- Pengelolaan yang lebih profional telah dilakukan untuk mengeloa pasar daerah yang aa di Kabupaten Tuban. Dan hasilnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi pengelolaan pasar pada tahun 2016 mencapai Rp. 3.437.359.730. 
 
Pendapatan tersebut melampau target yang ditetapkan yaitu sebesar Rp 3.373.937.500. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Kopinda Pemkab Tuban, Bhismo Setya Adji, menngatakan hasil retribusi pasar tersebut sudah melampaui target sebesar 101,88 persen. “Retribusi pasar tahun 2016 telah capai target,” tegasnya.
 
Awalnya, sebanyak 9 pasar yang dikelola Pemkab Tuban. Yakni Pasar Baru, Pasar Pramuka, Pasar Sore, Pasar Hewan, Pasar Jatirogo, Pasar Bangilan, Rest Area. Namun Pasar Montong yang dulunya sempat dikelola Pemkab Tuban, saat ini sudah diserahkan ke Pemerintah Desa Montongsekar.
 
Data dari Dinas Kopinda perolehan retribusi dari 8 pasar tersebut yakni Pasar baru mencapai Rp. 1,816,07 Milyar dari target Rp. 1,803 milyar atau mencapai 100,71 persen. Pasar Jatirogo mendapatkan Rp. 614,11 juta dengan target Rp. 607,89 juta atau secara prosentase mencapai 101,02 persen. Pasar sore mendapatkan Rp. 220,91 juta dari target Rp. 217 juta atau perolehan mencapai 101,8 persen dari target yang ditentukan.
 
Kemudian Pasar Pramuka memperoleh Rp. 115,59 juta dari target Rp. 112,1 juta atau mencapai 103,12 persen dari terget. Lalu Pasar Bangilan berhasil mengumpulkan Rp. 287,89 juta dari target Rp. 281,84 juta atau mencapai 102,15 persen. Pasar Hewan mengumpulkan Rp. 236,04 juta dari targetnya 217,57 juta atau capai target 108,49 persen.
 
Sedangkan Pasar Karangagung targetnya Rp. 390 juta, berhasil memperoleh Rp. 408,51 juta, atau capaian target 104,75 persen. Rest Area memperoleh Rp 6 juta dari targetnya Rp 6 Juta. Serta Pasar Montong selama masih dikelola Pemkab Tuban atau sebelum diserahkan ke Pemdes Montongsekar memperoleh retribusi Rp 20,12 juta dari targetnya Rp 20,12 juta.
 
Ditanya antisipasi terjadinya kebocoran pendapatan retribusi, Bhismo mengaku akan menjalankan perbaikan sistem. “Dalam waktu dekat akan menerapkan sistem pengelolaan berbasis IT (komputerisasi). Pasar Bangilan dan Pasar Jatirogo sebagai pilot project-nya. Realisasi bulan Maret,” pungkas Bhismo.(tub/dra)
OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>