Dampak DM pada Kesehatan Anak Bangsa

Rabu, 02 Agustus 2017  09:45

Dampak DM pada Kesehatan Anak Bangsa

Pemahaman dalam melawan DM terus disebarluaskan dengan bekerjasama dengan PT Kalbe Farma

SURABAYA(BM)- Gerakan Indonesia melawan diabetes oleh Diabetasol merupakan program kemitraan antara PT Kalbe Farma dengan Kementrian Kesehatan RI, berupa seminar edukasi diabetes  baik kepada masyarakat awam maupun tenaga medis. Berdasarkan data riskesdas tahun 2013,diabetes merupakan pembunuh nomor tiga di Indonesia setelah jantung dan stroke.

 

Statistik prevalensi  penderita diabetes di Indonesia berdasarkan kelompok usia menunjukkan bahwa 2 dari 100 penderita, berusia antara 25-34 tahun. Sementara 48% penderita diabet berasal dari kalangan diabetes. Fakta ini menunjukkan bahwa diabetes sudah mulai menyerang golongan masyarakat usia produktif dan tingkat pemahaman akan gejala dan bahaya diabetes,masih sangat rendah.

Dalam mengedukasi untuk kalangan medis yang diadakan kampanye Indonesia lawan diabetes persembahan PT Kalbe Farma, tahun ini merupakan kelanjutan dari acara edukasi medis tahun lalu,dimana tema tahu ini adalah “Medical Diabetic Nutrition Therapy Through Cognitive Management  Treatment with Traffic Light Diabetic Method’.

Bahaya penyakit Diabetus Militus (DM) tidak hanya berdampak pada kesehatan anak bangsa. Bahaya dari penyakit DM secara nyata juga akan berpengaruh pada pembangunan nasional. Bonus demografi yang harusnya dinikmati Indonesia pada puncaknya di tahun 2025 hingga 2030 bisa gagal karena angkatan kerja yang harusnya produktif justru terserang DM dan tidak bisa beraktifitas normal.

“Bonus demografi tidak akan ada gunanya  jika DM terus meningkat dengan pesat dan menyerang masyarakat usia produktif. Akibatnya Indonesia tidak lagi memiliki kesempatan untuk bisa melakukan lompatan dari negara berkembang ke negara maju,” ujar Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Diabetus Militus dan Gangguan Metabolisme Direktorat Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2TM) Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Dyah Erti Mustikawati.

Saat ini, jumlah penderita DM di Indonesia sangat besar mencapai 10 juta jiwa, naik dari 9 juta jiwa di tahun 2013. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 20% yang disebabkan faktor keturunan sisanya disebabkan karena pola hidup tidak sehat. “Lebih parah lagi, dari jumlah tersebut, yang terdeteksi hanya saja. Yang lainnya justru tidak menyadari bahwa mereka telah menderita DM. Mereka baru sadar dan melakukan pengobatan saat telah terjadi komplikasi sehingga biaya pengobatan pun menjadi sangat mahal” ujarnya.

Sementara, Brand Manager Diabetasol  PT Kalbe Yunia Candrawati mengatakan bahwa selama ini PT Kalbe memiliki komitmen kuat untuk ikut mencegah bertambah banyaknya penderita DM. Tidak hanya melalui berbagai produk yang diproduksi tetapi juga dengan melakukan kampanye Indonesia Lawan Diabetes.

Menurutnya, edukasi tahun ini merupakan kelanjutan dari acara edukasi tahun lalu. Seminar edukasi medis tahun ini mengupas tentang aplikasi edukasi diabetes yang menyeluruh, sehingga para tenaga medis diharapkan bisa lebih mudah melakukan edukasi terhadap pasien.

“Kami berharap, kampanye Indonesia Lawan Diabet ini bisa memberikan dukungan berupa edukasi kepada masyarakat dan juga menerima dukungan dari masyarakat agar upaya meminimalisir jumlah penderita diabet di Indonesia bisa menjadi upaya bersama dan bisa terealiair,” ujarnya

Pakar kesehatan dr. Grace Judio-Kahl, Msc, MH, Cht mengatakan belum banyak dipahami oleh masyarakat adalah adiksi karbohidrat yang mudah memacu kadar gula dalam darah. Pada negara berkembang, konsumsi karbohidrat 70-80 persen dari total kalori. Dapat dipahami sebab sumber makanan mengandung karbohidrat  harganya lebih terjangkau dibandingkan sumber  makanan yang mengandung protein dan lemak.

Diny Elvirani Group Business Unit Special Nedss and Healthy Lifestyle,Kalbe Nutritionals menambahkan ’’Sejalan visi dan misi PT Kalbe membantu meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia menuju kehidupan lebih baik, PT Kalbe melalui salah satu produknya yang merupakan pemimpin pasar dalam kategori pangan nutrisi utuk diabetes, menggalang kampanye gerakan Indonesia lawan Diabetes sebagai wujud komitmennya memerangi Diabetes di Indonesia,secara konsisten di setiap tahunnya,’’jelasnya.(sur/dra)

OTHER NEWS


TERKINI

SELENGKAPNYA
EDISI TERBARU Edisi 21 Juni 2017

Untuk langganan Koran Berita Metro, hubungi (031)5318686 Alamat Jl.Tunjungan Nomor 86 Surabaya.

E-paper

>